news

Menhan Prabowo Subianto Menghadiri Undangan Peresmian Smart Kampus Soekarno di STIN

Kamis, 2 Juni 2022 | 14:26 WIB

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto @prabowo menghadiri undangan dari Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn.) Budi Gunawan dalam peresmian Smart Campus Dr. (H.C) Ir. Soekarno Medical Intelligence Wangsa Avatara Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Bogor, yang juga dihadiri Presiden kelima RI Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri.

Setibanya di Kampus STIN, Menhan Prabowo disambut langsung oleh Kepala BIN dan disematkan pistol serta pisau khusus dari Kepala BIN sebagai tanda penghormatan.

Kepala BIN menegaskan bahwa Smart Campus ini merupakan terobosan teknologi dalam bidang pendidikan. Adapun Presiden kelima Megawati mendorong agar para taruna-taruni STIN dapat memiliki kepekaan dan data analisis yang kuat dalam menghadapi berbagai ancaman negara.

"Apresiasi tinggi perlu diberikan kepada Kepala BIN Jenderal Pol (purn) Budi Gunawan yang senantiasa melakukan terobosan dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas jajaran personil BIN,” ujar Bamsoet

Menurut Bamsoet, kehadiran Smart Campus Dr. (HC) Ir. Soekarno dan Medical Intelligence Wangsa Avatara semakin menguatkan STIN sebagai kampus bertaraf internasional (World Class Intelligence College)

“Sehingga dapat meningkatkan prestasi peserta didik STIN agar kelak menjadi personel intelijen negara yang profesional, tangguh, dan memiliki determinasi tinggi," tutur Bamsoet.

Lebih lanjut, Bamsoet menjelaskan, keberadaan Smart Campus Dr. (HC) Ir. Soekarno yang ditunjang berbagai kecanggihan teknologi informasi, dapat memperkuat peran dan tugas utama seorang intelijen negara sebagai 'first line of defense' atau garda pertahanan terdepan dalam menghadapi setiap ancaman, baik yang datang dari dalam maupun luar negeri.

Khususnya dalam menghadapi gelombang ancaman berupa WAVES (weapon of mass destruction, asymmetric warfare, vital of energy, food, and finance, environment of cyber and technology, and space control).

"Sementara keberadaan Medical Intelligence Wangsa Avatara, dapat mempersiapkan para calon intelijen dalam menghadapi berbagai potensi ancaman negara yang datang melalui virus hingga Nubika (nuklir, biologi, dan kimia). Sehingga kelak apabila dunia kembali dihadapkan pandemi karena penyebaran virus tertentu, maupun terjadinya ketegangan dunia akibat Nubika, personel BIN bisa secara cepat dan tepat dapat membantu pemerintah mengatasinya," jelas Bamsoet.

Tags

Terkini