news

Miris! Pengurus HIMNI Siak Menyayangkan dan Kecewa Atas Sikap Ketiga Anak Ibu Paruh Baya Yang Dititipkan di Yayasan Fajar Amanah

Sabtu, 2 April 2022 | 11:41 WIB

Siak, NAWACITAPOST.COM - Seorang ibu paruh baya muda dengan tiga orang anaknya yang sudah bekerluaga dan memiliki Cucu 10 orang Terlantar dan di titipkan di Yayasan Fajar amanah di Kecamatan Tualang,Kabupaten Siak ( Riau).Beruntung,wanita yang mengaku berasal dari  Nias Desa Sisarahili Ma'u,Kecamatan Tualang,Kabupaten Siak- Riau,yang bermana Alina Gulo Di titipkan Di yayasan selama Tujuh bulan sejak pada tanggal 06 September 2021 hingga sampai sekarang Anak - anaknya dan keluarga tidak pernah melihat atau membesuk.

"Pengakuan ibu paruh baya ini kepada awak media yang bernama Alina Gulo alias ina Rudi (68)Tahun jumat,(01/04/2022),mengaku pergi Ke Riau karena di pukuli oleh anak pertamanya dan diusir oleh anaknya yang tinggal di rumahnya di Desa Sarahili ma'u Kecamatan Ma'u Kabupaten Nias, Sumatra utara.

-


"Petugas Dinas Sosial Pekan baru merujuk Alina Gulo di yayasan Fajar Amanah pada tanggal 06 September 2022 sesuai surat Rujukan dari Dinas Sosial yang di tanda tangani oleh a.n,Kepala Dinas sosial Prov Riau kepala Bidang Rehabilitasi Sosial),AN DRY Rinaldi,S.Sos.,M.Si

"Selama Alina gulo ini tinggal di dalam yayasan tersebut Stress dan sering menangis dan bertaya - taya dalam hati apa salah saya kepada anak - anak saya dan saudara saya Kok mereka tega tidak mencari Saya,Setiap malam saya menangis berharap anak - anak saya yang tinggal di pekan baru membesuk,melihat saya dan menjemput,"Kata Alina dengan meneteskan air mata saat Salah satu pengurus HIMNI Siak,membesuk Alina

"Saat di taya oleh jurnalis yang di dampingin pengurus HIMNI Siak,SH dan Bezisokhi Halawa,S.kom di Tempat yayasan Fajar Amanah yang tempat ibu Paruh baya ini dititipkan,kenapa anak ibu ada dua orang yang di Tinggal di pekan baru tidak mebesuk ibu..??,Alina menjawab Takut anak saya di pekan baru karena ada acaman dari Anak saya Afesokhi waruwu Alias Ama serdi wrw,yang masih Tinggal di Nias menyampaikan kepada adek - adeknya,Yuniaro waruwu alias Ama wida wrw tinggal di pekan baru dan Mareti Waruwu Alias Ama Fari waruwu,yang tinggal di pekan baru, jika ibu kita meninggal jangan kalian kubur di tanah rantau,makaya anak saya tidak mau membesuk dan melihat keadaan Saya mereka takut dengan Acaman tersebut," jelas Alina.

"Menurut keterangan dari pengurus HIMNI Siak,ibu paruh baya yang berusia 68 Tahun ini diusir oleh anak pertamanya,bajunya orang tuanya di bakar maka ibu paruh baya ini menuju pekan baru dan terlantar di kota pekan baru,lalu Dinas Sisial provinsi Riau menyelamatkan ibu Paruh baya ini merujuk ke yayasan Fajar Amanah atau Sekolah Luar biasa ( SLB) di Kecamatan Tualang Kabupaten Siak pada Tanggal 06 September 2021 Tujuh bulan yang lalu"kata Bezisokhi Halawa

"Pada hari selasa ( 29/ 03/2022),Ketua yayasan H.Bakri menghubungin ketua HIMNI untuk datang melihat keadaan Alina gulo,karena menangis terus menerus dan kadang tidak makan. tidak lama kemudia ketua HIMNI Sokhiaro Halawa datang dan melihat keadaan ibu alina gulo,Setelah di taya,ibu Alina gulo kepingin ketemu kedua anaknya yang tinggal di pekan baru,"ucap Bezisokhi

"Ibu ini berharap keluar dari yayasan ini karena dia bingun tidak bisa menyampaikan sesuatu kepada penghuni yayasan karena ibu Alina tidak tau bahasa indonesia dan begitu juga yang lain tidak tau bahasa nias,mohon nak bawa saya ke rumah kalian,"tutur Bezi kepada awak media

"Ketika ibu Alina gulo di bawa di rumah ketua HIMNI,senang dan ceria bahwa bisa bercerita dan memohon untuk mencari keberadaan anak - anaknya yang di Pekan baru,Saat di publikasihkan di media sosial baik di grup WhatsApp maupun Facebook, foto Alina gulo, beberapa jam kemudia Ketua HIMNI mendapatakan No Contak Anaknya yang tinggal di pekan baru yuniaro Waruwu,"Tutur Bezisokhi

"Ketua HIMNI yang di dampingin Awak media menghubungin No HP tersebut milik Anak Alina gulo,Yuniaro Waruwu,kamis,(31/03/2022),13.55 Wib dengan No +62 853-7441-7117,ternyata Apa yang di dengar bukanya berterima kasih,malah mengatakan,"kami ketiga anak - anaknya sudah rela kemanapun ibu kami pergi,dia meninggalpun dan Jenazahnya jangan di kasihtau kepada kami di buang kelaut atau kemana kami tidak peduli,walaupun kami anak - anaknya di katakan Anak Durhaka...anak Durhaka..Anak durhaka kami siap menerima dari pada kami pukul ibu kami di depan orang banyak kami malu,"Kata yuniaro

Lanjut yuniaro Jika sanggup kalian merawat ibu kami silakan tapi klu tidak biarkan aja dia di situ mau kemanapun dia pergi kami anak - anaknya tidak peduli dan jika ada terjadi kepada ibu kami kami tidak akan bertaya dan menyalahkan siapapun kami rela terhadap ibu kami apapun yang terjadi,"Ucap Yuniaro anak ketiga Alina

Atas informasih tersebut dari keluarga dari anak- anaknya dan di tambah pengakuan dari kepala desa Sisarahili Ma'u Kecamatan Ma'u ATONI GULO mengatakan Anaknya petama Afesokhi waruwu Alias Ama serdi wrw,yang masih Tinggal di Nias,menolak menjemput ibu kadungya dan membiarkan pergi kemana saja ini sudah kesepakatan saudara - saudaranya yang tinggal di pekan baru"Ungkapnya.

Sokhiaro Halawa

Tags

Terkini