Kepri, NAWACITAPOST.COM - Bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kepri dalam memperkuat kerjasama dengan Kepolisian terkait penanganan dan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak dari korban tindak kekerasan.
"Kini Hadir Aplikasi Pengaduan berbasis Android Cek Dare Kepri"Ucap Kepala Dinas P3AP2KB Any Lindawaty saat kunjungan kerja Ke SUBDIT IV DITRESKRIMUM POLDA Kepri.
Karena perempuan dan anak merupakan kelompok rentan dimana dari tahun ke jumlah kasus kekerasan yang dialami perempuan dan anak masih cukup tinggi dan jika dilihat trendnya semakin meningkat dan juga permasalahan perempuan serta anak diibaratkan fenomena gunung es dan terlebih lagi tantangan geografis Provinsi Kepri yang merupakan daerah kepulauan.
-
Aplikasi ini merupakan terobosan dari Dinas P3AP2KB untuk menjawab tantangan dan meningkatkan pelayananan bagi masyarakat dikarenakan dari tahun 2017 sampai saat ini terus melakukan pengembangan dalam peningkatan kualitas pelayanan bagi masyarakat dan korban kekerasan.
selain 6 fitur menu (pengaduan, konsultasi, berita, tips, data dan tutorial) pengembangan yang dilakukan yakni titik koordinat pelapor bertujuan untuk memudahkan petugas dalam melakukan penjangkauan ke lokasi kejadian, serta penambahan fitur menu konsultasi keluarga dan remaja, jadi sebelumnya untuk menu konsultasi terdiri dari psikolog, hukum dan penanganan dengan penambahan fitur.
"ini bentuk upaya pencegahan dikarenakan jumlah kasus kekerasan di ranah keluarga dan remaja semakin meningkat".
aplikasi ini dinamis jadi selain memudahkan masyarakat dan korban kekerasan mengakses dan membuat laporan pengaduan, juga aplikasi ini bisa membantu stakeholder terkait terutama Aparat Penegak Hukum (Kepolisian) baik ditingkat POLSEK, POLRES dan POLDA dalam menerima laporan korban kasus kekerasan perempuan dan anak sehingga bisa menghubungi pendamping perempuan dan anak (PPA).
Dalam kunjungan kerja tersebut turut serta Kepala uptd ppa provinsi kepri Herman Kasi rehabilitasi Syarifah Fatimah SKM Kasi pengaduan vonna dan Staf rehabilitasi hartendi.