news

Perkopindo, Polda Kalbar, UPB, Ikatan Alumi Fakultas Teknik dan Airsoft Brotherhood Regional Kalbar Melaksanakan Vaksinasi Kepada 500 Warga Kota Pontianak

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:10 WIB
Pontianak, NAWACITAPOST - Sebanyak 500 orang ikut vaksinasi COVID-19 ke-2 di Aula Universitas Panca Bakti Kalimantan Barat pada Jumat, 13 Agustus 2021 selama 3 hari.

Untuk kegiatan vaksin massal tanggal 13 Agustus pihaknya menggunakan 500 vial vaksin Sinovac untuk 500 orang.

"Alhamdulillah, selama vaksinasi COVID-19 massal tahap-2 yang dilaksanakan di Aula UPB Pontianak berjalan dengan tertib dan lancar, masyarakat Kota Pontianak sangat antusias mengikuti vaksin ke2, sebelum hari H Panitia menyiapkan link terlebih dahulu bagi masyarakat yang mau mengikuti vaksin ke 2 wajib mendaftar mengunakan link yang sudah disiapkan, hal ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan massa hari ini Vaksinasi dibagi 3 kelompok masing - masing kelompok sekitar 150 s.d 200 orang, Penyelenggara juga menyiapkan Kouta tambahan sekitar 100 bagi masyarakat sekitar," kata Idris selaku penyelenggara kegiatan vaksinasi.



-


-


Sebelumnya, Idris mengatakan pihaknya melakukan kegiatan vaksinasi pertama tanggal 14 Juli 2021 dengan 447 peserta vaksinansi kedua 9 Agustus 2021 sebanyak 700 peserta dan hari ini kegiatan vaksinasi ke 3 (vaksinasi 2 ) 500 peserta, kegiatan vaksinasi ini sebagai bentuk aksi nyata karena kondisi Vandemi yang masih mengkuatirkan.

Tim Medis dari Polda Kalbar yang ketuai oleh Dr. Heri sangat menyambut baik kegiatan vaksinasi yang diinisiasi oleh Alumi Fakultas Teknik UPB bekerja sama dengan Porkopindo Kalimantan Barat.

Sementara itu, Rektor UPB Kalimantan Barat (Kalbar) Purwanto, SH mengapresiasi antusias warga mengikuti vaksinasi COVID-19 secara massal, selanjutnya untuk kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan Alumi Fakultas Teknik UPB dilaksanakan pada 9 September 2021 di tempat yang sama, kata Purwanto.

"Untuk itu, saya kembali mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat dan mempercepat proses vaksinasi ini untuk mengejar target 70 persen herd immunity (kekebalan kelompok) di Kalbar. Selain itu, Dinas Kesehatan terus melakukan testing, tracing dan treatment (3T) bersama TNI/Polri di lapangan dan tenaga kesehatan supaya bisa langsung dideteksi zona-zona resiko untuk bisa dikendalikan," ungkap Idris.

(P. Laja)

Tags

Terkini