Foto : Operasi Yustisi dan Swab Acak
Wali Kota Pekalongan menuturkan. Bahwa Operasi Yustisi dilakukan atas instruksi Presiden, Panglima TNI dan Kapolri mengingatkan. Jawa Tengah jumlah kasusnya sangat meningkat dan sudah ada varian baru. “Kita juga harus waspada. Pekalongan pun trendnya naik setelah kunjungan Panglima TNI dan Kapolri. Kita harus cepat bergerak untuk mengantisipasi dan mencegah. Dan ternyata bisa kita lihat di lapangan masih banyak warga yang tidak patuh terhadap prokes. Nah, kita akan perketat agar masyarakat menerapkan prokes. Karena langkah ayang efisien untuk mencegah adalah dengan prokes," tuturnya.
-
Ditambahkan oleh Aaf, Swab secara acak dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penyebaran Covid 19 di Kota Pekalongan. "Swab ini kita acak supaya tahu jumlahnya semakin meningkat apa tidak,” tandasnya. Dalam Operasi Yustisi ini sebanyak 250 personel gabungan diturunkan baik dari Pemkot, TNI dan Polri. Operasi ini akan terus dilakukan berturut - turut selama satu minggu. (Tim Liputan Prokompim/Liminho/Herdy Ramahwan/Ayu Yulia Yang)