Baca Juga : Ketua PGI Wilayah Sumut Lantik Pdt. Agustus Nazara, S.Th.,M.Min Sebagai Ketua PGI Nias Selatan Periode 2020-2025
ADAPUN MPH PGI Setempat Cianjur dalam sidang kedua ini memilih Pdt. Oferlin Hia (GKPB Cianjur) sebagai Ketua Umum dan Pdt. Mangapul Sihombing (GGP Kharis Ciranjang) sebagai Sekretaris Umum.
Tiga hari setelah Sidang kedua, tepatnya Minggu 28 Maret 2021. Ketua Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Wilayah Jawa Barat, Pdt. Rosevelt H.L Tobing, S.Th, M.A melantik MPH, MP dan BPP PGI Setempat Cianjur di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jalan Mochamad Ali Nomor 66, Solokpandan, Kabupaten Cianjur dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Acara Pelantikan PGI Setempat Cianjur, periode 2021 -2026, Cianjur, Minggu (28/3/2021).
Berikut Susunan Pengurus PGIS Cianjur adalah Ketua Umum MPH: Pdt. Dr. Oferlin Hia, M.Pd.K. (GKPB Cianjur), Ketua 1: Pdt. Yohanes Suwito, S.Th. (GSJA Biji Sesawi Cipanas), Ketua 2: Pdt. Januar Kristianto, S.Si. (GKP Cianjur), Sekretaris Umum: Pdt. Mangapul Sihombing, M.Pd.K. (GGP Kharis Ciranjang), Wakil Sekretaris Umum: Pnt. Yuniaman Buaya, S,Pd.K. (GKP Sindangjaya, Ciranjang), Bendahara Umum: Ibu Sontiara Malau, S.Pd. (GBI Nehemia, Cianjur), Wakil Bendahara Umum: Yohanna Lenny (GPDI Makedonia, Cibeber), Bidang Litbang : Pnt. Yusonapiandi, S.H.,M.H. (GKP Palalangon, Ciranjang), Bidang Perempuan: Pdt. Ester Herawati Sutiono (GGP Benih Kasih, Ciasmai), Bidang Sekolah Minggu: Pnt. Prianto Setyo Budi (GKI Cianjur), Bidang Pemuda: Pdt. Abraham J. Dias (GBI ROCK Cianjur).
Ketua Majelis Pertimbangan: Pnt. Sunarto, S.Th.,M.Th. (GKI Ciranjang), Sekretaris: Pdt. Rolly Tawaang, S.Th. (GPDI Cibeber), Anggota: Pnt. Denny Markus (GPDI Cianjur). Ketua Pengawas Perbendaharaan: Pdt. Djoko Kristono, S.Th. (GGP Betlehem Cianjur), Sekretaris: Pdt. Samuel Sumanto Siahaan, MA. (IFGF GISI Cianjur), Anggota: Pdt. Sunarto Kalla, S.Th.(GBI Ciranjang).
Sementara Firman Tuhan di acara pelantikan PGI Setempat Cianjur disampaikan Pdt. Lidya Yulianti, M.Th. (staf pengajar Seminari Bethel, Petamburan Jakarta Pusat) menyampaikan melalui khotbah bahwa Gereja bukanlah sekadar bangunan yang dipagari oleh tembok-tembok yang kokoh.
Suara dan aksi konkret yang diteriakkan dalam bangunan ini harus keluar hingga sampai ke tengah-tengah masyarakat. Oleh karenanya setiap kita harus menjadi manusia dewasa dalam Tuhan yang dapat dilihat dari semangatnya seperti halnya dalam pembacaan teks Amsal 18:14 Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?
Kenapa ada orang yang kena covid karena imun tubuhnya turun akibatnya semangatnya patah. Orang yang semangatnya patah cirinya adalah cepat putus asa sehingga tidak bergairah untuk hidup. Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa orang yang semangat dapat menanggung penderitaannya. Lakukanlah panggilan Tuhan dengan semangat Tuhan pasti menolongmu.
Sedangkan sambutan di acara ini disampaikan Pdt.R.H.L. Tobing Ketua 1 PGI Wilayah Jawa Barat bersama Pnt. Berkat Mendrfofa mewakili MPH PGIW Jabar. Pdt. Tobing menyatakan kepada PGIS Cianjur untuk menekakankan penguatan kapasitas dan konsolidasi organisasi sebagai pekerjaan pertama yang paling pokok.
Lanjut Pdt. Tobing, tanpa soliditas kepengurusan, sulit untuk mewujudkan tuntutan dan harapan gereja dan umat. Itu sebabnya, dukungan semua pihak, terutama gereja-gereja anggota PGI juga mesti terlihat dan nyata.
Terkait lainnya juga bahwa PGIS atau Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Setempat adalah alat Tuhan untuk menjembatani gereja-gereja dengan pemerintah yang berhubungan langsung dengan pemerintah serta menjembatani antar gereja-gereja di wilayah kabupaten Cianjur.
Pengesahan PGIS Cianjur dan Pelantikan kepengurusan PGIS Cianjur yang terpilih merupakan pelayan bagi gereja dan umat. Sebagai mitra kerja Tuhan di bumi ini, karenanya PGIS mesti berani untuk berbuat nyata, tidak sekadar retorika dalam khotbah. Itu sebabnya, PGIS Cianjur harus “berani” keluar, menunjukkan peran dan kontribusi nyata dalam pembangunan kegerejawian dan pemberdayaan keumatan dan masyarakat.
Penguatan kapasitas organisasi amat menentukan sejauh mana signifikansi aksi partisipasi yang akan dilakukan PGIS Cianjur. Dengan dukungan gereja-gereja anggota PGIS Cianjur, maka kami pengurus akan bisa lebih optimal mengerjakan pelayanan ini,” tegas disampaikan oleh Ketua Umum PGIS Cianjur Pdt. Dr. Oferlin Hia.
Hal senada juga disampaikan oleh Pdt. Sugiat, S.Th., M.Th. Bimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat melalui kata sambutan bahwa dengan terbentuknya PGIS Cianjur maka bertambahnya kemitraan dan kepanjangan tangan Bimas Kristen di daerah untuk mewujudkan kerukuan antar umat beragama. Semoga melalui PGIS Cianjur ini kita bisa membawa perubahan bagi bangsa Indonesia dan juga kita doakan masyarakat Indonesia, menjadi masyarakat yang adil, makmur dan sejahtra.” Ucapnya.
-
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Cianjur yang di wakili yang akrab disebut Ust. Ceppy karena sering bercanda. candaannya diawali dengan pernyataannya sambil ketawa menyebutkan bahwa gereja sangat jarang didatangi oleh golongan sarungan seperti saya (kebetulan saat itu beliau menggunakan sarung khas nya ust. Ceppy). Menjelaskan bahwa tugas FKUB adalah membina kerukunan antar umat beragama walau pun tidak bisa dilepaskan dari 3 (tiga) hal yaitu membina kerukunan interen, kerukunan antar dan kerukunan umat beragama itu sendiri.
Pada kesempatan ini juga Ust. Ceppy menyampaikan dukacita mendalam atas kejadian bom bunuh diri yang mengguncang depan Gereja Katedral Makassar tadi pagi. Sudah bisa dipastikan bahwa pelaku tersebut adalah orang-orang yang tidak suka adanya kerukunan di bangsa kita.
Dalam pelantikan ini kata sambutan disampaikan Bupati Cianjur melalui Bapak Bpk. Dadan Ginanjar, S.IP, M.Si(Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik kabupaten Cianjur)menyampaikan bahwa dengan dilantiknya kepengurusan PGIS Cianjur maka menambah kemitraan untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar mau bersedia di vaksin sebagai langkah penting dalam melawan virus corona. Tentunya setelah di vaksin tetap mengikuti protokol kesehatan. Kita perlu memiliki pemahaman yang sama bahwa pemerintah memiliki niat baik supaya semua warganya sehat dan jangan sampai terpapar Covid-19, tidak mungkin pemerintah menjerumuskan masyarakatnya pasti untuk kebaikan masyarakat untuk itu marilah kita mendukung sama-sama.
Dalam pantauan langsung, pelantikan MPH PGIS Cianjur kabupaten Cianjur dihadiri para pendeta yang ada di Kabupaten Cianjur. Nampak hadir pula jemaat dari setiap gereja serta sejumlah tamu undangan lainnya seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Cianjur Bapak KH. T Djauharuddin (Wakil Ketua FKUB Cianjur), dari Abdul Qohar Azij, S.Ag. M.M.Pd. (Kepala Bidang Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, dan beberapa anggota Polres Cianjur.
Ketua MPH PGIS Cianjur terpilih Pdt. Dr.Oferlin Hia, menyampaikan rasa terimakasih kepada pengurus PGI Wilayah Jawa Barat, Bimas Kristen, Jajaran Pemerintahan Daerah kabupaten Cianjur dan juga kepada tuan dan nyonya rumah keluarga besar GBI Nehemia yang telah mendukung sehingga acara ini bisa terlaksana dengan baik.
“Dan juga saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pendeta di Cianjur yang telah mendukung PGIS dan juga kepada jemaat yang telah meluangkan waktunya dalam acara ini,” kata Oferlin Hia.
Selanjutnya Oferlin menambahkan, pihaknya mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan membangun kota kita tercinta ini, “ Kalau kotanya sejahtera maka masyarakatnya ikut sejahtera juga. Mari kita berjuang bersama-sama kita satukan visi dan misi dalam membangun umat Tuhan,” pungkasnya.
( Devitinus Zalukhu )