Blitar, Nawacitapost.com - Walikota Blitar Santoso membuka Jagongan Kebangsaan dan mendukung aktualisasi nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi milenial. Dalam rangka mengukuhkan peranan Pancasila di kalangan mereka, UPT Perpustakaan Nasional Bung Karno berkolaborasi Forum Pembauran Kebangsaan ( FPK ) Kota Blitar menggelar Jagongan Kebangsaan bertempat Amphitheater, Rabu (24/3/2021).
Agenda Jagongan Pancasila yang merupakan program tahunan Perpusnas Bung Karno kota Blitar ini terasa lebih berwarna dengan kehadiran lengkap pasangan Kepala Daerah Kota Blitar, Walikota Blitar Santoso beserta Wakil Walikota Blitar Tjutjuk Soenario. Dengan narasumber Bambang Arjuno Ketua Forum Pembauran Kebangsaan ( FPK ) kota Blitar, Joko Harjanto selaku Budayawan dan Budi Kastowo selaku Pustakawan Perpusnas Bung Karno dan Pemerhati Pancasila.
Ada sekitar 50 peserta dari perwakilan suku serta mahasiswa di agenda tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan ketat karena saat ini Kota Blitar masih menerapkan PPKM Mikro tahap 4 yang diperpanjang hingga 5 April 2021.
Walikota Blitar Santoso memberikan sambutan acara Jagongan Kebangsaan.
Walikota Blitar Santoso dalam sambutannya memberikan dukungannya agar program ini dapat terus berkelanjutan.
“Tantangan utama pada generasi milenial adalah bagaimana caranya tetap mempertahankan Pancasila sebagai "way of life "sehingga dapat membentengi diri dari paham di luar Pancasila. Kalau tidak diberikan pondasi yang kuat, mereka bisa jadi korban aliran yang bertentangan dengan Pancasila. Saya sangat mengapresiasi adanya program ini. Semoga dapat terus berjalan dan dapat menjadi sarana pengaktualisasikan makna yang terkandung dalam Pancasila bagi generasi muda sehingga dapat menjadi acuan untuk berpikir dan bertindak di masa depan ,” ujarnya.
Diskusi dilanjutkan oleh para narasumber yang mengupas makna Pancasila secara aktual dari sudut pandang yang berbeda.
Budi Kastowo Pustakawan Perpus Bung Karno didapuk sebagai narasumber mengungkapkan keistimewaan penyelenggaraan Hari Lahir Pancasila di Kota Blitar yang baru mendapat Keppres No 24 Tahun 2016 tentang Pancasila, sehingga secara resmi tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai Hari Lahir Pancasila.
"Dalam hal pengenalan Pancasila, Bung Karno sendiri pernah berperan melaksanakan perjalanan keliling dunia untuk memperkenalkan karakter-karakter Bangsa Indonesia. Pentingnya lagi ketika Bung Karno pernah berpidato tentang Pancasila dan memberikan gambaran utuh tentang Pancasila sebagai pandangan hidup Bangsa Indonesia. Ini semua perlu kita sinkronisasikan dalam kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara,” jelasnya.
Jagongan Pancasila ini merupakan salah satu rangkaian dari program Perpustakaan Nasional Bung Karno menyelenggarakan Safari Literasi Pancasila yang berlangsung pada 22-27 Maret 2021. Sebagai bagian dari Literasi Perpustakaan dan Inklusi Sosial, semua rangkaian acara dikemas dalam program Safari Literasi merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan berbasis koleksi pustaka yang dimiliki oleh Perpusnas Bung Karno, agar dapat menjadi referensi pembelajaran Pancasila di Bumi Bung Karno, Kota Blitar. (fm)