Siak,Nawacitapost com – Beberapa perwakilan Aliansi Mahasiswa Kecamatan Tualang melakukan aksi penolakan keras terhadap kegiatan gebyar budaya melayu Riau 2020 tingkat SMA/ SMK se Riau di Gedung Olahraga (GOR) Kecamatan Tualang yang tidak memiliki Izin Acara Kamis (19/10/2020).
Saat melakukan aksinya, Aliansi Mahasiswa Tualang yang yang di ketuai oleh Muhammad Riko Saputra bersama temana - temanya menyampaikan aspirasinya di hadapan Upik,Polsek dan beberapa media yang ikut meliput kegiatan tersebut dan Ketua Panitia Rozian elfis,M.pd sekaligus Kepala SMK Negeri 01 Tualang.
Acara yang di lakukan di Gor tualang teresebut,beberapa mahasiswa menyampikan anspirasinya di halaman Kantor Camat Tualang di kawal oleh Pihak Kapolsek tualang AKP . M.FAIZAL RAMZANI.SH.,S.IK.,MH,
Mahasiswa tersebut meminta agar kegiatan tersebut di bubarkan secepatnya ini sudah melanggar protokol kesehatan dalam Kegiatan gebyar budaya melayu Riau di buka oleh Gubernur Riau ( Gubri) Drs.H.Syamsuar.M.Si Hadir Pjs Siak Indra Agus dan pimpinan OPD Propinsi Riau dan perwakilan kabupaten,"Kata Riko
Muhammad Riko Saputra Ketua Aliansi Mahasiswa Kecamatan Tualang mengaku sangat kecewa dengan dilaksanakan kegiatan gebyar budaya di Kecamatan Tualang, apalagi yang buka acara Gubri yang di hadiri Pjs Bupati Siak. “Kami sangat kecewa sekali dengan tetap dilaksanakan kegiatan tersebut. Apalagi dengan menghadiri Gubri dan Pjs Bupati,” katanya.
Pjs Bupati Siak Indra Agus Lukman mengatakan Ini kegiatan Pemerintah bukan ada kegiatan politik, dengan kata singkatnya seakan - akan membela diri.
Lebih lanjut Bupati Siak katakan, seharusnya pihak yang mengatasnamakan aliansi mahasiswa tersebut lebih faham, tentang mana yang boleh atau tidak dilakukan soal Protokol Kesehatan. “Kalau mereka faham tentang protokol kesehatan mustinya tau mana yang boleh dan tidak, tetapi tak apalah biarkan saja mereka berpendapat urusan pemerintahan seperti apapun wajib berjalan,” ujar Indra .
Sayangnya, aksi yang dilakukan kelompok beberpa mahasiswa yabg mengatasnamankan Alisasi mahasiswa Tualang tersebut tidak memperoleh izin dari pihak Kepolisian Sektor Tualang - Polres saat melakukan protes kegiatan Gelar budaya melayu Se provinsi Riau,"