Rickson menyebutkan bahwa ke delapan anggota polisi tersebut mulai membaik setelah menjalani isolasi di Bapelkes Bekasi maupun di rumah masing-masing. Dia mengatakan pada Senin (19/10/2020). Sudah mendingan, tidak parah. Karena sedang dalam perawatan. "Dua atau lima oranglah lagi perawatan di Bapelkes, sisanya isolasi di rumah,"sambungnya.
Baca Juga : Jokowi : Pelaksanaan Piala Dunia U-20 Pada Tahun Depan Sudah Matang
Selama jalani perawatan yang baik di Bapelkes maupun di rumah, polisi yang terpapar Covid-19 tersebut cepat sembuh dan beraktivitas kembali. Pihaknya telah melacak para personel polisi lainnya yang berdekatan atau kontak erat dengan delapan polisi yang terpapar Covid-19. Dari sekitar 20 anggota polisi yang menjalani test swab, seluruh hasil testnya negatif Covid-19. Semua yang jaga-jaga dekat demo diperiksa (test Covid-19) pada 17 Oktober, hasilnya negatif. Keluarganya juga negatif.
Sebelumnya, Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengatakan pada Sabtu (17/10/2020). Ke delapan polisi di Kabupaten Bekasi yang mengamankan aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja positif Covid-19. "Ada gejalanya beberapa seperti penciumannya sudah mulai hilang. Sedikit demam," ujar Hendra.
Kelima anggota polisi itu mengikuti swab test pada Minggu (11/10/2020), atau setelah mengamankan demonstrasi tolak UU Cipta Kerja pada 5-8 Oktober 2020. Sementara itu, tiga orang lainnya menjalani tes swab pada 6 Oktober 2020 dan dinyatakan positif Covid-19.