Cara membedakan mana yang penjilat dan mana yang benar-benar tulus. Mengenali ciri-ciri penjilat sangat penting untuk memetakan orang di sekitar, termasuk bagaimana harus bersikap menghadapi mereka.
Beberapa cara untuk mengenali penjilat bisa dilihat dari ciri-ciri berikut ini;
Serba setuju dengan opini orang lain
Serba setuju dengan opini orang lain
Idealnya, sedekat apapun hubungan seseorang justru semakin jujur dengan perbedaan opini. Bahkan, mereka bisa menghargai orang lain dengan menyampaikan ketidaksetujuan atas opini dan menyampaikan argumen versi mereka sendiri.Namun lain halnya dengan penjilat. Mereka tak akan segan setuju dengan segala opini atau selera orang yang menjadi targetnya, bahkan membagikannya kepada orang lain dengan begitu antusias. Tak hanya soal opini, bisa merambah hingga ke gaya berbicara, selera interior, atau perilaku.Tujuannya tak lain untuk mengambil hati orang yang sedang didekati. Ketika merasa ada kesamaan minat, dari situ bisa terbentuk kedekatan.
Menyombongkan diri
-
Penjilat juga tidak akan segan menyombongkan dirinya secara berlebihan di depan banyak orang. Utamanya, ketika ada atasan atau target yang ingin dibuatnya terkesan. Perilaku penjilat yang seperti ini kerap membuatnya dijauhi karena tak segan mengambil credit dari hal yang sebenarnya juga dilakukan oleh orang lain.
Menyepelekan orang lain
-
Meskipun penjilat sangat piawai mengambil hati atau membuat targetnya terkesan, di saat bersamaan mereka juga bisa menyepelekan orang lain yang menurutnya tidak memberikan keuntungan. Misalnya kepada rekan satu kantor atau bawahan yang dirasa tidak signifikan, penjilat sangat bisa mengabaikan atau menganggap mereka tidak penting.
Hanya berani argumen kecil
-
Ciri khas lain dari penjilat adalah hanya berani berargumen untuk hal kecil yang tidak signifikan. Tujuannya adalah agar muncul kesan bahwa dirinya juga punya prinsip. Namun pada hal-hal yang lebih besar, jangan harap. Mereka tak akan punya kemandirian atau keberanian untuk menentang ide besar, terutama dari atasan atau orang yang ingin didekati.
Memuji berlebihan
-
Penjilat tidak akan segan memuji berlebihan segala hal yang melekat pada targetnya. Mulai dari hal sederhana seperti pakaian, selera makanan, ide, hingga hal besar lainnya. Tujuannya agar orang yang dipuji merasa senang dan akhirnya menjadi lebih dekat dengan penjilat. Namun hati-hati, pujian ini bisa jadi jauh dari kata tulus.
Cenderung bawel
-
Baca Juga : Aktor Penunggang Demo Rusuh Ditindak Tegas
Tanpa bisa menempatkan diri, penjilat biasanya cenderung bawel atau terlalu banyak bicara di manapun dan kapanpun. Terutama, ketika mencari perhatian dari targetnya. Jangan heran juga apabila penjilat bisa berbicara dengan suara lantang demi mencari perhatian dan eksistensi. Ciri lainnya adalah kuantitas dan kualitas bicaranya berbanding terbalik dengan pencapaiannya.
Suka dengan rumor
-
Tidak ada lingkungan kerja atau sosial tanpa rumor. Inilah yang paling disukai penjilat. Rumor atau gosip seakan menjadi informasi penting yang harus disebarkan seluas mungkin. Jenis rumor yang disukai adalah informasi personal, fakta yang berkebalikan, sepanjang itu menguntungkan dirinya.
Menghalalkan segala cara
-
Hal mengerikan dari penjilat, namun sayangnya bisa benar-benar terjadi, adalah keberanian mereka untuk menghalalkan segala cara. Demi mencapai tujuan atau mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin, penjilat tak akan segan nekat menghalalkan segala cara dengan menyikut orang yang dirasa menghalanginya.
Tak segan jadi public enemy
-
Penjilat yang terang-terangan menghalalkan segala cara demi keuntungannya sendiri pasti menjadi sosok yang dibenci atau public enemy. Tapi, mereka tak akan peduli dengan hal ini. Dibenci orang sekitar tak akan membuat mereka berhenti menjilat selama keuntungan belum diraihnya.
Cara menghadapi penjilat?
-
Perlu ketegasan ketika menghadapi seorang penjilat. Contohnya saat mereka memuji berlebihan atau serba setuju dengan opini, sampaikan bahwa tiap orang harus bisa berargumen. Tekankan bahwa sikap serba setuju tidak diperlukan di lingkungan pekerjaan.Tetaplah waspada terhadap orang yang diduga kuat seorang penjilat. Jangan percaya pada rumor atau gosip yang bersumber dari mereka. Apabila sudah dirasa sangat mengganggu, mengambil langkah tegas seperti bicara pada divisi HR atau menegur sebagai atasan juga bisa dilakukan.Ingat pula bahwa penjilat tak mengenal lelah mencari perhatian demi mendapatkan keuntungan. Jangan sekalipun terpancing hingga mengganggu fokus dalam bekerja, karena itulah yang mereka harapkan. Tetap utamakan profesionalisme.