BACA JUGA: Kuliah Ikatan Kedinasan Poltekip Poltekim Kemenkumham Segera Dibuka, Buruan Persiapkan Diri dan Daftar!
Foto : Situasi kondisi Pasar Kranji Baru
Kepadatan Pasar Kranji Baru sepertinya terabaikan. Lantaran tidak terlihat adanya petugas keamanan dan ketertiban disana. Terlebih disaat pagi hari ketika jam padat aktivitas. Pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas seperti tanpa adanya pengaturan. Layaknya jalan milik nenek moyangnya. Asal serobot saja. Tidak memperhatikan tata aturan berkendara. Tidak mau mengalah satu sama lain di tengah kemacetan. Sudah macet ditambah seenaknya berkendara.
BACA JUGA: Yasonna Sembari Lantik Pejabat Eselon II Kemenkumham, Ajak Sukseskan New Normal
-
Kemudian para pembeli yang sedang berbelanja di pasar sepertinya tidak memikirkan pengguna jalan. Sebab banyak kendaraan beroda dua dan empat diparkir hampir ke tengah jalan. Terlihat tidak adanya lahan parkir memadai. Akan tetapi memaksakan memarkirkan kendaraan disana. Mengganggu arus lalu lintas. Terjadi kemacetan cukup panjang dan lama. Bahkan hampir memakan satu jam menunggu kendaraan bisa melintasinya.
BACA JUGA: 67 Tahun Yasonna Laoly : Bermakna, Berkesan dan Berpesan bagi Semua. Berikut Testimoni Para Tokoh !
-
Demikian dikeluhkan oleh pengguna jalan. Seperti penumpang dan pengemudi ojek online mobil. Anisa, salah satu penumpang ojek online mobil mengeluhkan. Hampir setiap hari bekerja dan menjumpai menunggu hingga sejam. Terlebih dirasakan saat akhir pekan. Mau tak mau harus menelan pahit situasi kondisi yang ada. Waktunya terbuang dijalan. Kemudian, para penjual dan pembeli di area pasar juga tak mengikuti protokol kesehatan. Masyarakat sekitarnya juga sama. Pengendara kendaraan roda dua juga sama. Sudah tidak pakai perlengkapan berkendara yang lengkap. Tidak pakai helm. Tidak pakai masker. Tidak jaga jarak. Tidak bawa hand sanitizer.
BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?
-
Begitu pula Abu, salah satu pengemudi ojek online mobil. Begitu malas dirinya jika harus mengantarkan penumpang melintasi Pasar Kranji Baru. Situasi kondisinya menyebabkan macet dengan rentang waktu cukup lama. Berpengaruh terhadap waktu dan bahan bakar mobilnya. Angkutan umum juga kadang ngetem di tengah jalan. Ada kendaraan roda dua dan empat yang memarkirkan kendaraan melebihi lahan parkir. Kendaraan tidak diatur dalam parkirnya. Hampir ke tengah jalan. Petugas juga tidak ada. Semrawut. (Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Luhut Binsar, Rona Wajah Batak, Dahulu Ayahnya Sopir, Miskin, Kini Menteri Maritim Investasi