Nias Utara, Nawacitapost- Rekan-rekan media yang mengatas namakan Aliansi Pers Nias Utara, kecewa dengan tindakan Bupati M Ingati Nazara yang terkesan tidak menghiraukan surat audiensi wartawan, demikian disampaikan Febeanus Zalukhu Kabiro media gementara.com kepada sejumlah awak media, Kamis (2/4/20)
Dihadapan sejumlah wartawan yang bertugas diwilayah Kabupaten Nias Utara, Febeanus menjelaskan bahwa berawal ketika beberapa awak media yang menamakan diri Aliansi Pers Nias Utara menyurati Bupati Nias Utara M Ingati Nazara baru-baru ini dengan tujuan audiensi serta konferensi pers.
Dalam isi surat yang ditujukan kepada Bupati, termuat hal-hal yang ingin disampaikan salah satu diantaranya : langkah-langkah pemerintah dalam penanganan wabah covid-19, dan hal-hal lainya yang dianggap penting dan menjadi konsumsi publik, beber Febeanus. Lanjut, dalam isi surat Aliansi Pers Nias Utara meminta waktu audiensi pada Rabu (1/4/20).
Sehingga pada hari Rabu (1/4/20), beberapa rekan pers dari berbagai media datang ke kantor Bupati sesuai jadwal yang sudah disampaikan dalam surat, pukul 10.00 wib.
Setiba dikantor Bupati, para wartawan langsung ke ruangan kelompok kerja Bupati. Salah seorang dari staf kelompok kerja Bupati menjelaskan bahwa Bupati mengarahkan rekan-rekan pers menemui sekda Yafeti Nazara.
"Bupati sudah pergi ke dinas kesehatan, dan beliau mengarahkan rekan-rekan menemui pak sekda," ujar Febe meniru apa yang disampaikan staf kelompok kerja Bupati.
Namun karna arahan tersebut kurang berkenan dengan rekan-rekan, akhirnya kamipun membubarkan diri dengan penuh rasa kekecewaan, dimana seakan-akan Bupati alergi dengan kedatangan para wartawan.
"Saya berharap kiranya pemerintah Nias Utara dapat menerima bahwa pers adalah pilar ke empat demokrasi bangsa Indonesia, dan pers adalah bagian dari mitra pemerintah yang tidak terpisahkan," tegas Febeanus.
Pada hari yang sama, beberapa rekan pers mendapat informasi dari Ya'adil Telaumbanua, asisten III yang juga sebagai juru bicara Pemkab Nias Utara pada penanganan covid-19, bahwa Bupati Nias Utara meluangkan waktu untuk bertemu dengan rekan-rekan pers dalam rangka audiensi, pada hari Senin (6/4/20) pukul 09.00 wib.
Setelah dikonfirmasi kepada Ya'adil Telaumbanua mengenai informasi tersebut, Kamis (2/4/20) melalui selular, Ya'adil membenarkan.
"Benar, tadi sudah saya sampaikan kepada teman-teman pers sebagian, melalui selular bahwa menjawab surat yang mengatas namakan Aliansi Pers Nias Utara untuk audiensi, Bupati bersedia menerima teman-teman wartawan pada hari Senin (6/4/20) pukul 09.00 wib, jadi mengenai tertundanya pertemuan pada hari Rabu kemarin oleh karena surat yang disampaikan hari Senin sore tanggal 30/3/20, baru sampai dimeja beliau hari Selasa, sehingga waktu sangat mendesak.Jadi kita berharap supaya teman-teman wartawan dapat mahami hal itu, "terang Ya'adil.
Menanggapi hal yang disampaikan Ya'adil, Firman Lahagu salah seorang yang bergabung dalam Aliansi Pers Nias Utara, seolah tidak berterima.
"Kita tidak terima dengan ajakan Bupati seperti itu, karna kita menyampaikan surat permohonan audiensi secara resmi dan sungguh-sungguh, jadi kalau dia (Bupati_red) menjawab hanya melalui titip pesan melalui selular, sepertinya kita-kita ini tidak ada nilai dan harga diri," ujar Firman dengan nada kesal.
Dari hasil pantauan awak media, hingga berita ini disiarkan, Aliansi Pers Nias Utara tidak jadi melakukan audiensi.