Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani menambahkan, pembangunan SMKN 18 Kabupaten Pandeglang ini dilakukan sejak tahun 2022 lalu. Tahun ini sudah memasuki tahap kedua.
"Di tahap ini mudah-mudahan ruang kelas baru sudah bisa selesai seluruhnya, sehingga tahun depan akan difokuskan pada pekerjaan fisik fasilitas penunjang lainnya," katanya.
Untuk jurusannya sendiri, lanjut Tabrani, ada perhotelan, tata boga serta pariwisata. Hal itu guna mendukung persiapan SDM dalam menghadapi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Tanjung Lesung.
"Dengan dibangunnya SMKN 18 ini, akses pendidikan masyarakat Kabupaten Pandeglang semakin dekat dan terpenuhi dengan baik dan mudah," ucapnya.
Sementara itu Kepala Sekolah SMKN 18 Kabupaten Pandeglang Ahmad Juwaeni mengatakan, di tahun pertama ini pihaknya sudah menerima 35 siswa. Pihaknya akan terus kita tingkatkan sosialisasinya kepada masyarakat.
"Animo masyarakat di sini sangat tinggi. Hal itu terlihat dari jumlah anak-anak yang tertarik mendaftar sekitar 296 berdasarkan hasil survei yang kami lakukan," katanya.(**)