Jumat, 5 Juni 2026

Bantu Pemulihan Ekonomi Warga, Pasar Koblen Siap Tampung Pedagang Kecil 'Gratis'

Photo Author
Elya Yudi, Nawacita Post
- Kamis, 25 November 2021 | 19:43 WIB

Surabaya NAWACITAPOST - Penanganan Covid-19 di Surabaya sudah memasuki level 1. Kegiatan ekonomi dan hiburan sudah mulai dilakukan, seperti pembukaan wisata jalan Tunjungan, permutaran premiere film Yo Wes Ben III maupun pasar-pasar malam di wilayah kota Pahlawan.


Tempat-tempat wisata seperti THP Kenjeran, Kebun Binatang Surabaya (KBS) juga sudah dibuka normal, meski ada pembatasan.


Kegiatan-kegiatan skala besar ini terlihat menyerap massa yang besar sehingga menimbulkan kerumunan yang luar biasa jauh dari protokol kesehatan.


" Bagus sih, untuk pemulihan ekonomi. Tapi yang harus diingat, Pemkot tidak boleh tebang pilih terkait assesmen, khususnya kepada usaha kecil rakyat, " Ungkap I Wayan Arcana, pengelola pasar Koblen yang nampak sepi ditengah hingar bingar peresmian wisata Tunjungan, Minggu 21 November 2021.


Wayan mengaku, beberapa kali sudah mengajukan assesmen pembuatan acara rakyat di lokasi bekas penjara Koblen tersebut. Namun sayang, sampai hari ini tak kunjung mendapat persetujuan dengan alasan yang seakan dibuat-buat.


" Dibanding launching wisata jalan Tunjungan atau yang lebih kecil seperti pasar malam Kodam dan pasar tumpah Tugu Pahlawan, pengajuan kami tidak ada apa-apa nya, " Akunya.


Pengajuannya,  menurut Wayan hanyalah sekedar pasar malam untuk keluarga, seperti wahana permainan anak yang mudah terkontrol apabila diterapkan protokol kesehatan yang ketat.


Bahkan untuk sekedar lomba kicau burungpun, aparat berwenang tidak mau mengeluarkan ijinnya.


Mungkin inilah gambaran kota Surabaya dengan segala aturan dan penerapannya.


Sesuai pengakuan Wayan, tujuan diadakan pasar malam kali ini adalah fokus untuk membantu pemulihan perekonomian warga Surabaya, khususnya pedagang dan pegiat hiburan kecil.


" Kami hanya ingin membantu pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi, khususnya kepada masyarakat kecil. Tapi seolah-olah kok dipersulit" Ungkapnya.


Dalam hal ini, Pria berlogat Bali ini mempertanyakan, pemulihan ekonomi ini untuk siapa?


" Tolong kepada aparat berwenang, Camat, Lurah, Polsek, Polrestabes, termasuk Satgas Covid Surabaya bisa bersikap adil. Pak Wali (Walikota Surabaya Eri Cahyadi, red) turunlah, tengok kami, wargamu yang juga butuh penghidupan, " Ujarnya.


Kalaulah mau hitung-hitungan, pengelola Koblen ini sudah banyak membantu Pemkot Surabaya, seperti membuat saluran air sendiri dan selama ini dipergunakan masyarakat banyak untuk meminimalisir banjir di wilayah bubutan.


Bahkan, selama 30 tahun ini, pihak Koblen sudah meminjamkan lahannya yang dipergunakan untuk Depo sampah tanpa memungut biaya sepeserpun.

Halaman:

Editor: Elya Yudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini