nasional

BNPT Sebut Serangan Terorisme Turun Drastis di Indonesia

Jumat, 28 Juli 2023 | 16:58 WIB

NAWACITApost.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengklaim serangan terorisme di Indonesia turun drastis. Bahkan, Kepala BNPT Komjen Rycko Amelza Dahniel menyebut, serangan terorisme di Indonesia terus menurun sejak tahun 2018, hingga mencapai lebih dari 89 persen.

"Kasus serangan teror di Indonesia terus menurun dari tahun 2018 sampai tahun 2023. Penurunan ini sangat tajam sampai dengan 89 persen lebih," ujar Rycko, di Jakarta, Jumat (28/7/2023).

Selain itu, Rycko juga menyebut, indeks potensi radikalisme dan indeks risiko terorisme terus juga menurun. "Dan posisi Indonesia kami laporkan dalam global terrorism index semakin baik dalam kategori medium impacted," ujar Rycko.

Rycko menyampaikan, penurunan serangan oleh kelompok terorisme ini terjadi berkat penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat TNI-Polri. Meski begitu, dia menyadari angka tersebut hanya angka yang tampak di atas permukaan saja.

"Kita tidak boleh cepat berpuas diri dan apalagi menjadi lengah. Kita harus tetap waspada dengan dinamika gerakan yang muncul di bawah permukaan dari sel-sel jaringan terorisme yang mulai menyusup ke sendi-sendi kehidupan warga dan bernegara," tutur dia.

Rycko juga menyinggung penyebaran terorisme yang kini berlindung di balik jubah agama. Untuk sel-sel terorisme yang tidak tampak, Rycko menyebut mereka melakukan gerakan ideologi dalam ruang yang gelap secara sistematis, masif, dan terencana.

Selain itu, lanjut Rycko, gerakan terorisme di bawah tanah ini juga melakukan konsolidasi, rekrutmen, dan penggalangan dana dengan berbagai cara. "Hasil penelitian daripada Indonesian IQ Hub BNPT-Output tahun 2023 menunjukkan bahwa kelompok-kelompok rentan, para remaja, anak-anak dan permempuan menjadi sasaran utama daripada radikalisasi," ujar Rycko.

 

Tags

Terkini