nasional

Wamenkes Ungkap Penyebab Diabetes di Indonesia

Selasa, 25 Juli 2023 | 09:34 WIB

NAWACITApost.com - Dalam kurun waktu 10 tahun, terjadi peningkatan obesitas yang cukup signifikan di Indonesia. Dari 10,5 persen di 2007, angkanya terus dua kali lipat naik menjadi 21,8 persen pada 2018.

Beberapa waktu lalu, muncul kasus obesitas mendiang Muhammad Fajri dengan berat 300 kg. Tak lama setelahnya, muncul juga kasus obesitas mendiang Cipto Raharjo dengan berat badan sekitar 200 kg.

Menurut Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Dante Saksono Harbuwono, kasus obesitas di Indonesia memang meningkat dari tahun ke tahun. Menurutnya, fenomena ini berkenaan dengan besaran pemasukan masyarakat yang meningkat.

"Ini mungkin dipacu oleh income yang makin meningkat (atau), dan terutama angka obesitas ini banyak sekali dari daerah-daerah penyanggah kota besar seperti di Tangerang, Depok, di Bekasi, Bogor. Itu angka obesitasnya lebih tinggi daripada di Jakarta," ungkap Wamenkes dalam siaran langsung, dikuti Selasa (25/7/2023).

Dante mengatakan, income masyarakat sangat berkorelasi terhadap munculnya obesitas. Namun, meningkatnya income tersebut tidak dibarengi dengan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga asupan makan serta mencegah risiko obesitas.

"Ini karena konsumsi dan pengetahuan yang tidak dipahami oleh masyarakat secara luas," sambungnya.

Lain halnya pada kelompok anak, obesitas umumnya dipicu oleh kendala pemenuhan gizi seimbang. Sebab pada banyak kasus, anak obesitas awalnya diberi asupan makanan tambahan secara dini.

"Apalagi kalau dibarengi faktor genetik, faktor genetik yang besar pada ibu dan bapaknya yang memang sudah obesitas akan menentukan anak itu menjadi obesitas. Biasanya yang paling penting adalah pola asuh dalam keluarga," kata dia.

 

Tags

Terkini