NAWACITAPOST.COM - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang bocah perempuan di Nias Selatan, Sumatra Utara menjadi viral di media sosial. Bocah yang baru berusia 10 tahun itu diduga mengalami penganiayaan hingga kakinya mengalami cacat.
Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga dan petugas kepolisian yang tengah berada di lokasi kejadian. Seorang pria juga terlihat dibawa ke dalam mobil polisi, sementara bocah tersebut tampak sedang diperiksa. Kaki bocah tersebut terlihat bengkok, yang mengundang perhatian publik mengenai kondisi yang dialaminya.
Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana, menyatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Desa Hilikara, Kecamatan Lolowau. Pihaknya turun tangan dengan segera dan memberikan perhatian khusus terhadap kondisi bocah tersebut.
"Kita hadir untuk memberikan perhatian khusus, memastikan kondisi korban, serta menunjukkan bahwa pihak kepolisian peduli terhadap kasus-kasus seperti ini," kata Ferry, dikutip Selasa (28/1/2025).
Ferry menegaskan bahwa ia telah mengunjungi korban yang saat ini sedang mendapatkan perawatan di Puskesmas Lolowau. Setelah itu, ia langsung mendatangi kediaman korban bersama dengan pemerintah setempat untuk memeriksa keterangan dari keluarga dan masyarakat sekitar.
Polisi juga melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap apakah cacat pada kaki bocah tersebut disebabkan oleh kelainan sejak lahir atau akibat kekerasan yang diterimanya. Dalam narasi video yang viral, disebutkan bahwa bocah tersebut telah diasuh oleh pamannya sejak usia tiga tahun setelah kedua orang tuanya meninggal.
Selama tinggal bersama pamannya, korban diduga mengalami kekerasan yang menyebabkan cacat pada kakinya. Selain itu, korban disebutkan tinggal di kandang hewan, yang semakin memperburuk kondisi kesehatannya.
Ferry menambahkan bahwa pihaknya sudah menurunkan tim untuk mendalami kasus ini dan sudah memeriksa sejumlah saksi. Polisi berkomitmen untuk mengungkap fakta yang sebenarnya demi keadilan bagi korban.
Baca Juga: 3 Sajian Babi Istimewa untuk Sambut Imlek dari Madame Cin
"Kami sudah menurunkan tim untuk mendalami kasus ini. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, dan kami akan terus berupaya mengungkap fakta yang sebenarnya," jelasnya.