nasional

Imigrasi Sebut Kebocoran Data Paspor Terjadi Sejak 2022

Selasa, 18 Juli 2023 | 11:37 WIB

NAWACITApost.com - Sebanyak 34 juta data paspor Warga Negara Indonesia (WNI) diduga bocor. Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Silmy Karim menyebut, kebocoran data paspor tersebut sudah terjadi sejak Januari 2022.

"Kejadiannya itu di Januari tahun 2022, kurang lebih kira-kira satu setengah tahun yang lalu, kata Silmy, dikutip Selasa (18/7/2023).

Saat ini, lanjut Silmy, pihaknya sedang mengidentifikasi orang di balik layar yang diduga membocorkan data paspor. Imigrasi berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) guna menginvestigasi hal tersebut.

"Kita sudah identifikasi. Kemudian kita lagi kejar siapa yang kiranya membuka kemungkinan hal tersebut bisa terjadi," kata dia.

Ia memastikan data biometrik berupa sidik jari dan wajah pemegang paspor aman alias tak bocor. Adapun data yang diduga bocor yaitu, data teks yang tidak digunakan oleh Ditjen Imigrasi saat ini.

"Itu bukan data dari Imigrasi. Saya akan tindak lanjuti, sikapi ini dengan sebaik baiknya. Artinya, ini kan tentu kita tingkatkan kewaspadaan," ujar Silmy.

Untuk menjamin keamanan data tersebut, Silmy mengatakan, Ditjen Imigrasi sedang mengimplementasikan ISO 270001-2022. Standar ISO ini membantu organisasi membangun, menerapkan, memelihara dan meningkatkan sistem manajemen keamanan informasi (ISMS).

Tags

Terkini