nasional

Damai, Kegiatan Ibadah Kembali Normal di Rumah Doa Tambun

Kamis, 22 Juni 2023 | 20:36 WIB
Rumah Doa Pengharapan kembali normal dan beraktivitas lagi

NAWACITAPOST.COM - Rumah Doa Pengharapan sudah bisa menjalankan aktivitas ibadah seperti biasa setelah ada pertemuan antara pihak ketua RT, RW, tokoh masyarakat dengan aparat TNI dan kepolisian.

Hal itu diungkapkan oleh pendeta Ellyson Lase saat dikonfirmasi oleh redaksi Nawacitapost lewat sambungan telepon, Kamis (22/6/2023).

Ellyson Lase mengklarifikasi soal video viral di media sosial bahwa bukan ketua RW yang berprofesi sebagai anggota TNI aktif. Tapi, ketua RT yang menolak keras keberadaan dan aktivitas rumah doa di lingkungannya.

"Saya sampaikan bahwa video viral itu bahwa bukan ketua RW yang berkoar (berteriak) tapi ketua RT," kata Ellyson Lase.

"Jadi, itu tidak benar kalau ketua RW yang membubarkan. Pak RW itu justru melerai sesuai dengan kapasitasnya," lanjutnya.

Ellyson Lase menambahkan adanya penolakan Rumah Doa Pengharapan di Perumahan Graha Prima Baru, Blok S2, Tambun, Mangunjaya, Kabupaten Bekasi karena ada miss komunikasi.

"Saat ini juga saya sampaikan, persoalan ini telah diselesaikan, kesalahpahaman antara saya sendiri dengan pak RT, sudah diselesaikan dalam musyawarah hari ini juga," kata Ellyson Lase.

Setelah berdamai, Ellyson Lase mengatakan Rumah Doa Pengharapan akan berjalan seperti biasanya. Pasalnya, ada kegiatan pendidikan agama untuk anak anak yang tak mendapat kurikulum agama kristen di sekolahannya.

"Setiap Selasa, sore, Rumah Doa Pengharapan ada kegiataan pembinaan anak anak, belajar agama kristen dan Minggu ada peribadahan dari jam 10 - 12 siang," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ellyson Lase juga menceritakan awal mula penolakan terhadap kegiatan Rumah Doa Pengharapan. Warga tidak setuju ada aktivitas ibadah sehingga mereka meminta aktivitas diberhentikan.

Lalu, Ellyson Lase mencoba menanyakan dasar alasan agar rumah ibadah itu ditutup namun pihak mereka tak memberi penjelasan secara detail.

Kala itu, puluhan warga bersama ketua RT dan RW datang ke Rumah Doa Pengharapan. Mereka masuk sampai teras atau halaman.

"Jadi, ada penolakan itu sejak awal Mei 2023, mereka menolak dengan kegiatan dan aktivitas ini dan klimaksnya pada 18 Juni 2023," ungkapnya.

Untuk informasi, pertemuan tersebut turut hadir Dandim Kabubaten Bekasi, Danang, Kepolisian Kapolsek Tambun, Stanley, FKUB, Habibie dan masih banyak lagi. (*****)

Tags

Terkini