NAWACITAPOST.COM - Pendeta Ellyson Lase tengah menggelar pertemuan dengan tokoh masyarakat serta TNI untuk mencari solusi perihal pemberhentian kegiatan rohani di rumah doa Fajar Pengharapan di Perumahan Graha Prima Baru, Blok S2, Tambun, Mangunjaya, Kabupaten Bekasi.
"Iya, sekarang lagi ada pertemuan. Kita sedang mencari solusi soal pemberhentian kegiatan rohani, ada pak dandim," kata Ellyson Lase saat dikonfirmasi Nawacitapost, Rabu 21/6/2023.
Seperti pemberitaan sebelumnya, bahwa video yang diunggah di media sosial instagram bahwa ada salah satu warga yang menggenakan baju merah sedang berdebat dengan wanita berwarna hitam.
Keduanya terlihat bersitegang, wanita itu menjelaskan bahwa rumah doa sudah mendapat izin dari FKUB. Diakuinya, ia membuat kegiatan rohani dan bukan mendirikan gereja.
"Kami disini mengontrak dan sebentar lagi selesai. Menurut FKUB bahwa rumah doa ini tidak perlu izin," ucapnya. Lalu ditimpal pria berbaju merah. "Kami tidak bicara izin, IMB yang kami terima itu tempat tinggal dan kami berbicara izinnya," ujarnya.
Sebelumnya, Ellyson Lase sudah menjelaskan semua kegiatan di rumah doa tersebut. Ia mengatakan bahwa tak ada kegiatan diluar kerohanian.
"Saya jelaskan secara terperinci dan akurat. Rumah doa sifatnya hanya berdoa saja setiap Minggu di situ dan tidak mendirikan gereja," kata Ellyson Lase. (****)