NAWACITAPOST.COM - Berita tentang bergabungnya Raline Shah dalam Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mengejutkan banyak pihak.
Nama Raline sebelumnya tak banyak disebut dalam diskusi terkait susunan kabinet. Namun, pada Senin (13/1), ia resmi dilantik sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) untuk bidang Kemitraan Global.
Upacara pelantikan digelar di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika yang kini berada di bawah kepemimpinan Meutya Hafid. Raline Shah menjadi selebriti keempat yang dipercaya mengisi posisi di kabinet Prabowo-Gibran.
Sebelumnya, nama-nama artis lain seperti Raffi Ahmad telah mendahuluinya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Giring Ganesha juga menempati posisi Wakil Menteri Kebudayaan, sedangkan musisi Yovie Widianto menjabat sebagai Staf Khusus Presiden untuk Ekonomi Kreatif.
Baca Juga: Kabar Gembira! Presiden Prabowo Gratiskan Cek Kesehatan Bagi Warga Yang Ulang Tahun, Ini Syaratnya
Pelantikan Raline Shah sebagai bagian dari tim Menkomdigi di bidang Kemitraan Global memicu beragam tanggapan dari publik. Sebagian netizen menyambut positif langkah ini.
“Raline Shah itu berpendidikan tinggi, sekolah di Malaysia dan Singapura. Ia bahkan pernah mewakili Sumatera Utara di Putri Indonesia 2008,” ungkap salah seorang warganet.
Ucapan selamat pun mengalir dari berbagai pihak, yang beberapa di antaranya dibagikan ulang oleh Raline di Instagram Story-nya.
Namun, kritik juga menghampiri. Kemampuannya di bidang komunikasi dan digital menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat.
Melalui unggahan Instagram pribadinya @ralinshah, Raline menyatakan komitmennya untuk mengharumkan nama Indonesia di tingkat global.
Ia juga berbagi agenda pertamanya di tahun 2025 sebagai anggota Dewan Pakar Perhumas Indonesia, yang diamanahkan untuk mewakili Kementerian Komunikasi dan Digital dalam pelantikan Badan Pengurus Pusat Perhumas periode 2024-2027.
Dalam unggahan tersebut, Raline mengungkapkan harapannya untuk mempromosikan Indonesia secara internasional melalui peran barunya di kabinet.
"Saya ingin membawa nama Indonesia semakin dikenal di dunia global," tulisnya.