nasional

Jangan Panik! Ketahui Gejala HMPV dan Cara Pengobatannya

Selasa, 7 Januari 2025 | 15:21 WIB
Human Metapneumovirus (HMPV)

NAWACITAPOST.COM - Belakangan ini, Human Metapneumovirus (HMPV) menjadi perhatian publik setelah dilaporkan muncul di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Meski begitu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat untuk tidak panik. Menurutnya, HMPV bukanlah virus baru dan telah lama dikenal di dunia medis.

"HMPV sudah lama ada di Indonesia. Saya melihat data dari beberapa laboratorium, dan memang ada sejumlah anak yang terinfeksi HMPV," ungkap Menkes saat ditemui di Jakarta, Senin (6/1).

Menkes menjelaskan, virus ini berbeda dengan COVID-19. Jika COVID-19 adalah virus baru yang sempat mengguncang dunia, HMPV pertama kali ditemukan pada tahun 2001 dan telah menyebar secara global. "HMPV adalah virus lama. Selama ini, tidak ada kejadian luar biasa terkait virus tersebut," tambahnya.

Baca Juga: Deteksi Dini Virus TB dan HIV/AIDS, Lapas Kelas III Kotapinang Kanwil Kumham Sumut Gelar Screening dan Pemeriksaan

Apa Itu HMPV?

HMPV dikenal sebagai virus yang umumnya menyebabkan gejala mirip flu biasa, seperti batuk, demam, dan hidung tersumbat. Namun, pada beberapa kasus, virus ini dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan bawah, seperti pneumonia, memperburuk asma, atau memicu penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).

Infeksi HMPV lebih sering terjadi di musim dingin atau awal musim semi, dan sebagian besar orang tertular virus ini sebelum usia lima tahun. Meski begitu, infeksi berulang dapat terjadi dengan gejala yang cenderung lebih ringan.

Gejala Infeksi HMPV
Beberapa gejala yang muncul pada penderita infeksi HMPV meliputi:

  • Batuk
  • Demam
  • Hidung berair atau tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Sesak napas (dispnea)
  • Ruam

Penyebab dan Penanganan

HMPV merupakan bagian dari keluarga virus yang sama dengan penyebab RSV, campak, dan gondongan. Virus ini berkembang dengan cara menggandakan diri menggunakan sel tubuh inangnya. Hingga kini, belum ada vaksin atau obat antivirus yang secara spesifik dapat menyembuhkan infeksi HMPV.

Namun, sebagian besar gejala dapat diredakan di rumah. Jika kondisi memburuk, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan. Beberapa langkah medis yang biasanya dilakukan antara lain:

  1. Terapi oksigen: Diberikan jika pasien mengalami kesulitan bernapas.
  2. Cairan infus: Membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi.
  3. Kortikosteroid: Mengurangi peradangan dan meredakan gejala.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang HMPV, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan namun tetap waspada terhadap gejala yang muncul.

 

Tags

Terkini