NAWACITAPOST.COM - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengungkapkan bahwa pemerintah tengah berupaya memanfaatkan tanah yang disita dari kasus korupsi untuk mendukung program 3 juta rumah bagi rakyat. Maruarar yang akrab disapa Ara menegaskan bahwa pemerintah sedang melakukan kajian dan penyusunan regulasi yang diperlukan untuk implementasi tersebut.
"Tanah koruptor yang disita negara akan digunakan untuk perumahan rakyat. Asal sesuai aturan, itu yang akan kita lakukan, saya tegaskan itu yang akan dilakukan," kata Ara.
Ara, yang baru menjabat sebagai menteri selama tiga bulan, mengungkapkan keyakinannya bahwa dirinya mendapat dukungan yang kuat dari berbagai pihak untuk mewujudkan program perumahan rakyat ini. Ia mengatakan bahwa meski masih terbilang baru dalam jabatan, ekosistem yang ada telah memberikan banyak peluang bagi pemerintah untuk bertindak sebagai fasilitator dalam mewujudkan kebutuhan perumahan rakyat.
"Saya baru tiga bulan jadi menteri, tapi sudah didukung ekosistem yang baik. Fungsi kita sebagai fasilitator bisa memberikan banyak peluang dan kesempatan pada banyak pihak, termasuk dalam upaya mewujudkan perumahan rakyat," ujarnya.
Baca Juga: Faigiziduhu Ndruru: Diversifikasi Usaha Jadi Kunci Peningkatan Kinerja 2025
Ara juga menyinggung soal upaya untuk mempercepat pelayanan publik, yang menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Presiden Prabowo, katanya, telah menekankan pentingnya memangkas birokrasi yang berlebihan, tetapi tetap menjaga kepatuhan pada aturan yang berlaku.
"Jangan terlalu banyak birokrasi, tapi pegang aturan," jelasnya.
Selain itu, Ara memberikan pesan tegas kepada para pengusaha dan pengembang perumahan yang dipercaya untuk membangun hunian bagi rakyat. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab yang diemban oleh pengusaha dalam menyediakan pelayanan dan fasilitas perumahan yang memadai sangatlah penting.
"Pengusaha yang bertanggung jawab akan panjang usahanya. Kalau tidak bertanggung jawab, pasti usaha itu akan hancur. Siapa yang mau percaya?" kata Ara, menunjukkan bahwa kualitas pelayanan sangat menentukan keberlanjutan usaha di sektor perumahan.
Baca Juga: BRI Pekalongan Sukses Fasilitasi 1.000 UMKM Melalui Rumah BUMN
Ara juga mengapresiasi Buana Kassiti Group, yang menurutnya telah menjalankan amanah dengan baik dalam membangun perumahan rakyat. Ia menilai, tidak adanya keluhan dari penghuni perumahan tersebut adalah bukti bahwa pengembang ini telah memenuhi tanggung jawabnya dengan baik. Ini menunjukkan bahwa pengembang yang memperhatikan kualitas dan layanan kepada masyarakat dapat sukses dan mendapatkan kepercayaan yang berkelanjutan.