nasional

Diharapkan Pemerintah Dan Pertamina Berikan Solusi Kepada Masyarakat Yang Benar Jauh Dari SPBU,

Minggu, 16 April 2023 | 18:18 WIB
Foto Dari Google


Rohul, NAWACITAPOST.COM - Masyarakat menyampaikan keluhan dan mengharapkan Pemerintah dan Pihak PT Pertamina Persero Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan solusi, bagaimana mereka bisa diberikan untuk bisa membeli minyak pakai Jeregen di Stasiun Bahan Bakar Minyak (SPBU).

Hal ini diutarakan sejumlah warga yang jualan eceran minyak yang jauh tempat tinggalnya dari SPBU di Wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi Riau Ahad (16/4/2024), terkait membeli minyak di SPBU pakai Jeregen untuk keperluan masyarakat di dusun, desa mereka.

"Memang benar ada larangan dari pihak Pertamina dan bahkan bisa keranah hukum yang membeli minya pakai Jeregen di SPBU. Namun ini kebutuhan masyarakat di dusun, desa yang jauh dari SPBU," kata beberapa warga yang belum mau ditulis namanya.

Yang mana BBM yang bersubsidi yang dilarang membeli pakai Jeregen tersebut, seperti solar dan Pratalite, Namun juga sangat menjadi kebutuhan masyarakat yang jauh SPBU dari dusun, Desanya, ada yang mencapai 15-30 Kilometer perjalanan dan Mereka masyarakat jual eceran terbantu adanya yang pakai Jeregen tersebut.

Sedangkan BBM yang dimaksud lanjut warga, kebutuhan setiap saat mereka masyarakat berakifitas, baik pergi ke Kebun pertaniannya, mengantar anak sekolah, yang masih menggunakan Mesin Genset yang belum sampai listrik dari PT PLN, yang di Wilayah Mahato.

Masih warga, seandainya dilarang jual minyak eceran sesuai aturan, maka bagaimana nasib kami kalau pertamini ataupun pemgecer di larang jual minyak.
Sedangkan SPBU di Rokan Hulu rata-rata di setiap kecamatan satu buah SPBU.

"Semoga Pemerintah Dan Pihak PT Pertamina Persero BUMN memberikan solusi kepada kami masyarakat kecil yang jauh dari SPBU untuk bisa pembelian Minyak dengan Jeregen juga untuk keperluan masyarakat yang jauh dari SPBU, apa lagi ditengah perkonomian yang sulit sekarang ini"

"Kalaulah kami pergi membeli minyak ke SPBU ditangki Sepeda Motor kami yang isinya hanya 3-5 liter setiap hari, baru kami pergi beraktifitas bertani dan antar anak sekolah, tentu semakin besar biaya kami Bapak Pemerintah dan Pihak Pertamina,"kata Warga.

Redaksi

Tags

Terkini