nasional

Apple Diminta Suntik Investasi Rp 15 Triliun

Kamis, 5 Desember 2024 | 11:41 WIB
Apple diminta investasi di Indonesia. (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, meminta Apple Inc. meningkatkan komitmen investasinya di Indonesia menjadi US$ 1 miliar atau setara Rp 15,95 triliun. Permintaan ini disampaikan langsung kepada pihak Apple, dengan harapan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat tersebut memberikan tanggapan resmi secara tertulis.

Dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Rosan menyampaikan optimisme bahwa permintaan ini akan membuahkan hasil dalam waktu dekat. Ia berharap dapat menerima pernyataan tertulis dari Apple terkait komitmen investasi tahap pertama tersebut dalam satu minggu ke depan.

"Saya minta dari mereka, investasi sebesar US$ miliar. Untuk tahap pertama. Saya minta mereka memberikan itu secara tertulis. Mudah-mudahan dalam waktu mungkin satu minggu ini saya sudah bisa mendapatkan komitmen itu yang akan saya serahkan kepada Kementerian Perindustrian," ujar Rosan, dikutip Kamis (5/12/2024).

Surat tersebut nantinya akan diteruskan ke Kementerian Perindustrian sebagai bagian dari proses koordinasi lebih lanjut. Menurut Rosan, nilai investasi Apple di Indonesia saat ini masih relatif kecil dibandingkan manfaat besar yang sudah diperoleh perusahaan dari pasar dalam negeri.

Baca Juga: BRI Dukung Ketahanan Pangan Nasional melalui Pembiayaan di Sektor Pertanian  

Indonesia merupakan salah satu pasar utama bagi produk Apple, sehingga wajar jika mereka diminta untuk memberikan kontribusi yang lebih besar dalam bentuk investasi langsung. Ia menegaskan pentingnya asas keadilan dalam hubungan investasi ini.

"Kita lihatnya fair-nya aja lah, you (Apple) dapat asas manfaat di sini ya investasi di sini dong, ciptakan lapangan kerja juga dong di sini," ujarnya.

Rosan mengajak Apple untuk tidak hanya memanfaatkan potensi pasar Indonesia, tetapi juga berkontribusi lebih dalam menciptakan lapangan kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menyebutkan bahwa peningkatan nilai investasi Apple dapat memberikan dampak positif yang signifikan, termasuk memasukkan Indonesia ke dalam rantai pasok global perusahaan.

Rosan juga menyoroti potensi efek berganda jika Apple memperluas investasinya. Ketika perusahaan besar seperti Apple berinvestasi lebih besar, biasanya akan ada efek berantai yang menarik pemasok dan mitra bisnis lainnya untuk ikut berinvestasi.

Baca Juga: PNM Bantu Masyarakat Probolinggo Atasi Krisis Air Bersih

"Juga yang paling penting bagaimana global value chain-nya ini, rantai pasoknya juga pindah investasi di kita," katanya.

Hal ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global sekaligus menciptakan peluang usaha baru bagi industri lokal. Melalui dialog proaktif dengan pihak Apple, Rosan berharap pemerintah Indonesia dapat menjalin kerja sama investasi yang lebih strategis.

"Karena biasanya kalau sudah satu itu pindah, itu akan memberikan trigger atau trickle down efeknya kepada supplier-supplier-nya itu untuk investasi di Indonesia juga," kata dia.

Halaman:

Tags

Terkini