nasional

Gus Miftah Dikecam Publik, Ditegur Istana hingga Minta Maaf Setelah Video Ceramah Viral

Rabu, 4 Desember 2024 | 11:11 WIB
Miftah Maulana Habiburrahman lebih dikenal dengan Gus Miftah. (Foto: NU Online )

NAWACITAPOST.COM - Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah, ulama kondang sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan, kini tengah menjadi sorotan publik.

Protes bermunculan setelah sebuah video ceramahnya di Magelang, Jawa Tengah, viral dan menuai kontroversi. Dalam video tersebut, Gus Miftah, yang dikenal dengan gaya bicara santainya, dianggap melontarkan kata-kata kasar kepada seorang penjual es teh.

Ceramah itu berlangsung di area pondok pesantren dengan jamaah yang cukup ramai. Dalam video yang beredar, Gus Miftah memanggil penjual es teh yang berjualan di sekitar lokasi dan bertanya tentang dagangannya.

Namun, kalimat penutupnya yang mengandung kata-kata yang dinilai kasar menjadi pusat perhatian. "Es teh kamu masih banyak nggak? Masih? Yaudah dijual lah *****," ucap Gus Miftah, yang diiringi tawa beberapa jamaah.

Baca Juga: Daftar Lengkap Hasil Pilkada Sumut 2024–2029, dari Bupati hingga Gubernur

Reaksi dari penjual es teh tersebut terekam kamera. Publik pun bereaksi. Media sosial dipenuhi kritik terhadap tindakan Gus Miftah, terutama karena posisinya sebagai utusan presiden yang seharusnya menjaga tutur kata dan sikap di depan masyarakat luas.

"Orang macam ini dijadikan utusan kerukunan beragama, balas jasa sih balas jasa, tp ga gtu juga lah, omongan ga punya filter suruh rukunin umat, yg ada malah rusak pak @prabowo," ujar warganet X, @yesmar_.

Banyak yang menilai candaan tersebut tidak pantas, terlebih mengingat konteksnya yang melibatkan rakyat kecil. Mengetahui dirinya menjadi bahan pembicaraan, Gus Miftah segera merilis permintaan maaf melalui sebuah video. Dalam pernyataannya, ia mengakui kekhilafan dan menyampaikan penyesalannya.

"Saya Miftah Maulana Habiburrahman, menanggapi yang viral hari ini. Pertama, dengan kerendahan hati saya meminta maaf atas kekhilafan saya. Saya memang sering bercanda dengan siapapun," ujarnya.

Baca Juga: Pilkada Jateng: PDIP Kuasai 19 Kabupaten dan Kota  

Ia juga menegaskan bahwa dirinya akan meminta maaf langsung kepada penjual es teh yang bersangkutan. Gus Miftah berharap kesalahannya ini dapat dimaafkan oleh pihak-pihak yang merasa terganggu.

Selain meminta maaf kepada penjual, Gus Miftah juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan peristiwa tersebut.

"Saya juga minta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan ini, yang merasa terganggu atas candaan saya, yang dinilai oleh masyarakat berlebihan. Untuk itu, saya juga minta maaf," lanjutnya.

Gus Miftah menegaskan bahwa insiden ini menjadi introspeksi bagi dirinya untuk lebih berhati-hati saat berbicara di depan publik. Tidak hanya mendapat tekanan dari masyarakat, Gus Miftah mengungkap bahwa ia telah menerima teguran langsung dari Sekretaris Kabinet, Mayor Teddy Indra Wijaya.

Halaman:

Tags

Terkini