NAWACITAPOST.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya untuk mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Salah satu UMKM yang berhasil berkembang pesat dengan dukungan BRI adalah usaha keripik kentang "Albaeta," yang dikelola oleh Nafi di Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Berkat dukungan ini, Albaeta kini telah menjadi usaha yang sukses dan memperluas jangkauan pasarnya ke seluruh Indonesia. Usaha keripik kentang Albaeta berawal dari melimpahnya panen kentang di dataran tinggi Dieng.
Kelompok petani kentang setempat menghasilkan jenis kentang agria, yang awalnya hanya diolah sebagai suguhan untuk tamu saat Lebaran. Namun, dorongan dari keluarga dan teman-teman Nafi menginspirasi untuk mengembangkan olahan kentang ini menjadi sebuah bisnis.
“Awalnya, kami hanya mencoba-coba untuk suguhan tamu saat Lebaran, tetapi mendapat banyak saran dari keluarga dan teman untuk mengembangkan ini sebagai usaha. Sejak saat itu, Albaeta mulai berkembang, dan produk kami diterima baik oleh masyarakat,” ujarnya, dikutip Senin (25/11/2025).
Baca Juga: BRI Bantu Petani Mangga Bondowoso Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan
Kini, Albaeta tidak hanya dikenal di daerahnya, tetapi juga semakin populer di berbagai wilayah Indonesia. Sejak awal, BRI memberikan dukungan kepada Albaeta, bukan hanya dari segi pembiayaan, tetapi juga edukasi dan pendampingan dalam memanfaatkan layanan digital.
Layanan seperti aplikasi BRImo dan sistem pembayaran QRIS memudahkan pelanggan untuk bertransaksi dengan aman dan cepat, sehingga memperluas jangkauan konsumen Albaeta. Edukasi yang diberikan oleh BRI juga membantu Albaeta dalam memperkenalkan produknya secara digital.
Dengan pemanfaatan platform e-commerce, keripik kentang Albaeta kini bisa diakses oleh konsumen dari berbagai daerah. Langkah ini membuat Albaeta tidak hanya bergantung pada penjualan lokal, tetapi juga menjangkau pasar nasional. Hal ini terbukti efektif, dengan omzet yang kini mencapai puluhan juta rupiah per bulan.
Pertumbuhan bisnis Albaeta tidak hanya menguntungkan keluarga Nafi, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Saat ini, Albaeta telah mempekerjakan 12 karyawan tetap yang berasal dari desa setempat. Para karyawan ini terlibat dalam berbagai tahapan produksi, mulai dari pemilihan kentang, pengolahan, hingga pengemasan keripik kentang sebelum siap didistribusikan.
Baca Juga: Sunarso Raih Gelar CEO Terbaik Berkat Kepemimpinan di Pembiayaan Berkelanjutan
Melalui sistem produksi yang semakin efisien, Albaeta mampu memenuhi permintaan yang terus meningkat, baik dari pasar lokal maupun nasional. Nafi mengakui bahwa tanpa dukungan teknologi dan edukasi yang diberikan oleh BRI, sulit baginya untuk mengembangkan usaha hingga mencapai skala seperti saat ini.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari, menyampaikan bahwa BRI memiliki komitmen kuat untuk mendukung UMKM di seluruh Indonesia. Menurutnya, dukungan BRI tidak hanya terbatas pada akses keuangan, tetapi juga melalui promosi dan perluasan akses pasar, seperti yang dilakukan terhadap usaha Albaeta.
“UMKM seperti Albaeta adalah contoh bagaimana usaha lokal dapat berkembang pesat dengan pemberdayaan yang tepat. Kami di BRI hadir bukan hanya sekedar sebagai bank, tetapi sebagai mitra yang membantu menghubungkan usaha kecil dengan peluang besar, baik melalui dukungan finansial maupun pemberdayaan lainnya,” ujarnya.