nasional

PT KCIC Siap Tambah Jumlah Kereta Cepat Whoosh dan Buka Stasiun Karawang untuk Penumpang  

Jumat, 18 Oktober 2024 | 10:37 WIB
Kereta Cepat Whoosh (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Setelah satu tahun beroperasi, PT Kereta Cepat Indonesia China (PT KCIC) terus melakukan pengembangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Kereta Cepat Whoosh. Rencananya, PT KCIC akan menambah jumlah perjalanan kereta serta membuka Stasiun Karawang sebagai salah satu titik pelayanan penumpang.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan dan tingginya antusiasme masyarakat terhadap moda transportasi cepat tersebut. Direktur Utama PT KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, menjelaskan bahwa saat ini Whoosh mengalami perkembangan signifikan, baik dari segi kapasitas maupun pelayanan.

"Kami berencana menambah jumlah KA menjadi 62 KA per hari, mengubah pola KA komuter dengan headway setiap 30 menit, serta membuka Stasiun Karawang untuk pelayanan penumpang," kata Dwiyana, dikutip Jumat (18/10/2024).

Dwiyana juga menuturkan bahwa frekuensi perjalanan Whoosh terus meningkat sejak awal pengoperasiannya. Dari awal hanya melayani 4 perjalanan per hari, jumlahnya kini bertambah hingga 48 perjalanan per hari.

Baca Juga: Pelantikan Menteri Kabinet Prabowo Dijadwalkan 21 Oktober 2024  

Peningkatan jumlah kereta ini juga diiringi dengan pertumbuhan penumpang yang signifikan. Pada awal pengoperasian, Whoosh hanya melayani sekitar 14.000 hingga 17.000 penumpang per hari. Namun kini, jumlah penumpang yang menggunakan layanan kereta cepat tersebut telah meningkat hingga mencapai 24.000 penumpang per hari.

Untuk terus meningkatkan jumlah penumpang, PT KCIC merancang strategi khusus, termasuk meningkatkan aksesibilitas stasiun-stasiun pendukung. Akses ke Stasiun Tegalluar di Summarecon, misalnya, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap jumlah pengguna jasa kereta cepat ini.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi turut mengapresiasi kinerja PT KCIC dalam mengembangkan proyek kereta cepat ini. Menhub juga berharap agar infrastruktur kereta cepat tidak berhenti hanya pada rute Jakarta-Bandung. Menurutnya, proyek Whoosh memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh, bahkan hingga Surabaya.

"Ke depan, kita berharap proyek Whoosh tidak hanya sampai di Bandung. Saya berharap makin berkembang dan menjangkau daerah lebih luas, dengan target selanjutnya dapat mencapai Surabaya,” jelas Budi Karya.

Baca Juga: Kabinet Prabowo-Gibran Berpotensi Membebani APBN  

Menhub juga memberikan apresiasi khusus terhadap kerjasama yang solid antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan PT KCIC dalam merealisasikan Proyek Strategis Nasional ini. Dengan lebih dari 5,3 juta penumpang yang telah menggunakan layanan Whoosh dalam satu tahun pertama pengoperasiannya, keberhasilan kereta cepat ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan transportasi di Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi kerja sama yang solid ini dan berharap agar kolaborasi ini terus berlanjut demi masa depan transportasi yang lebih baik,” tutupnya.

Tags

Terkini