nasional

Anies Baswedan Terancam Gagal Maju di Pilkada Jakarta 2024, PKS Pertimbangkan Opsi Lain

Jumat, 9 Agustus 2024 | 09:35 WIB
Anies Baswedan. (X)

NAWACITAPOST.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Zainudin Paru, mengungkapkan kemungkinan batalnya pencalonan Anies Baswedan sebagai calon gubernur pada Pilkada Jakarta 2024.

Hal ini disebabkan oleh kurangnya dukungan dari partai-partai lain terhadap rencana duet Anies dengan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Sohibul Iman.

Zainudin menyampaikan bahwa hingga saat ini hanya PKS yang secara resmi memberikan dukungan kepada pasangan Anies-Sohibul, atau yang dikenal dengan sebutan "Aman".

"Karena baru mendapat SK usungan dari PKS, Anies dan Sohibul Iman kemungkinan gagal menjadi cagub dan cawagub di Pilkada Jakarta," ujarnya.

Zainudin menjelaskan bahwa PKS telah memberikan tenggat waktu hingga 4 Agustus 2024 kepada Anies untuk mendapatkan dukungan dari partai lain yang dapat melengkapi syarat ambang batas pencalonan. Namun, hingga tenggat waktu tersebut terlewati, Anies belum berhasil merangkul partai lain untuk berkoalisi.

Baca Juga: Empat Saksi Diperiksa Kejaksaan Agung Terkait Dugaan Korupsi Komoditi Emas

Situasi ini menempatkan PKS dalam posisi sulit, mengingat untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jakarta 2024, PKS harus berkoalisi dengan partai lain. Pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2024, PKS diproyeksikan hanya mendapatkan 18 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta.

Sementara itu, Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada mengharuskan partai politik atau gabungan partai politik memiliki setidaknya 22 kursi DPRD untuk dapat mengusung pasangan calon kepala daerah.

"Dengan tidak adanya tambahan dukungan dari partai lain, PKS saat ini tengah mempertimbangkan opsi lain dan dalam waktu dekat akan mengumumkan sikap resminya terkait Pilkada Jakarta," lanjut Zainudin.

Dia juga mengungkapkan rasa terima kasih PKS kepada Anies Baswedan atas kerjasamanya selama ini, khususnya saat Anies menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

Baca Juga: Pulau Bedil: Surga Tersembunyi di Banyuwangi yang Menyajikan Keindahan Alam Bak Raja Ampat

"Kami berterima kasih atas kebersamaan Pak Anies dan PKS dalam memimpin dan membangun Jakarta. Namun, situasi politik saat ini mengharuskan kami untuk memikirkan langkah terbaik ke depan," tambahnya.

PKS sebelumnya telah mengumumkan akan mengusung Anies Baswedan-Sohibul Iman sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada akhir Juni 2024. Dukungan terhadap pasangan ini juga sempat datang dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Nasdem.

Namun, belakangan, kedua partai tersebut terlihat ambigu dalam menunjukkan sikap mereka. Isu ini semakin mengemuka setelah beberapa kalangan menganggap ada upaya penjegalan terhadap pencalonan Anies di Pilkada Jakarta.

Halaman:

Tags

Terkini