Jakarta, NAWACITAPOST - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjelaskan keputusan pemerintah mengalihkan fungsi Asrama HajiPondok Gede, Jakarta Timur menjadi lokasi perawatan pasien Covid-19. Pengalihan fungsi itu merupakan kerja sama Kementerian BUMN dengan Kementerian Agama.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sudah memberikan izin dan asrama haji siap kembali digunakan sebagai ruang isolasi Covid-19.
Asrama Haji di bawah Kementerian Agama disiapkan segala fasilitasnya untuk merawat dan isolasi pasien. Lalu Kementerian BUMN menyiapkan fasilitas dan tenaga kesehatannya.
"Langkah taktis ini menjadi salah satu antisipasi cepat yang dilakukan pemerintah guna menjamin ketersediaan ruang perawatan," kata Erick dalam keterangan tertulis, Kamis (24/06).
Belajar dari keberhasilan menyulap Wisma Atlet menjadi RS darurat Covid-19, Erick pun optimistis bahwa asrama haji itu akan menjadi solusi yang menjamin ketersediaan lokasi perawatan dan isolasi bagi masyarakat. Namun, dia berharap bahwa angka penularan Covid-19 bisa ditekan sehingga keterisian kamar perawatan juga berkurang
Perlu diketahui, selain Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, setidaknya ada 27 dari 31 asrama haji di seluruh Indonesia yang siap digunakan untuk penanganan pasien. Ada empat asrama yang setelah dilakukan kajian belum bisa digunakan karena berbagai alasan, yaitu Pontianak, Mamuju, Jayapura, dan Sorong.
Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit (RS) Haji Jakarta untuk memastikan ruang isolasi yang disiapkan sudah sesuai standar Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan, bahkan World Health Organization (WHO).