nasional

OPINI: Obor Api Perjuangan PDIP yang Tak Pernah Padam

Kamis, 23 Mei 2024 | 06:57 WIB
Pengamat politik Saiful Huda EmS (MNI)

NAWACITAPOST.COM - Menjelang Reformasi '98, hanya ada satu partai politik yang memikat hati saya karena keseriusannya dalam menegakkan keadilan dan membela nasib orang-orang pinggiran, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun, karena pada masa itu saya sudah bersepakat duluan bersama teman-teman seperjuangan yang tengah sibuk mendirikan partai baru, yakni Partai Uni Demokrasi Indonesia (PUDI) yang diketuai oleh Sri Bintang Pamungkas, maka keinginan besar saya untuk bergabung dengan PDIP saat itu saya urungkan.

Bagi saya ketika itu, jika PDIP kembali dihadang oleh kekuatan sisa-sisa pendukung Rezim Orde Baru untuk bisa menang di Pemilu 1999, paling tidak saya bersama teman-teman seperjuangan masih memiliki kekuatan tersendiri yang para anggota dan pengurusnya didominasi oleh kalangan aktivis pergerakan. Akan tetapi, takdir berkehendak lain. Partai kami ketika itu (PUDI) kalah, dan PDIP malah meraih kemenangan total di Pemilu 1999.

Saat itu jelas, tidak ada Jokowi di sana. Ini artinya PDIP memang dari awalnya sudah kuat luar biasa, di mana rakyat menjadi kekuatan penggeraknya yang utama. Tidak ada yang namanya Jokowi effect, yang ada itu kesetiaan pada kebenaran dan keadilan PDIP effect.

Tidak sia-sia rasanya, jika ketika PDIP masih bernama PDI terus diganggu, diteror oleh Rezim Orba, saya dan kawan-kawan turut membela dan menjadi pendukung utamanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi dan Menko PMK Tinjau Dampak Bencana Galodo di Sumbar, Dorong Pembangunan Sabo Dam dan Relokasi Warga

Bahkan sebelum Kantor DPP PDI diserbu oleh pasukan siluman pendukung rezim Orba pada tahun 1996, saya pun turut hadir di acara-acara mimbar bebas di sana, dan ke mana-mana saat itu saya selalu menggunakan kaos bergambar Megawati Soekarnoputri, sang Ketua Umum PDI/PDIP yang visioner, revolusioner. Bahkan sampai ketika PDIP berhasil memenangkan Pilpres pada tahun 2014 dan 2019, Megawati masih tetap visioner dan revolusioner.

Maka, tidak heran, Jokowi yang tidak mewarisi obor api perjuangan, tidak pernah sanggup untuk bisa berjuang bersama Megawati Soekarnoputri. Jokowi terlempar dengan sendirinya, seperti air dan minyak yang tak dapat menyatu.

Tak lama lagi PDIP akan menyelenggarakan Rakernas V di Ancol, Jakarta, yakni pada tanggal 24 hingga 27 Mei 2024. Menurut penjelasan dari Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di Rakernas V PDIP ini akan disampaikan sikap politik PDIP yang berkaitan dengan tantangan-tantangan demokrasi yang akan datang.

Selain itu, Rakernas juga akan menjadi momentum untuk mengevaluasi hasil Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif 2024. Melalui forum Rakernas ini, PDIP pun akan melakukan konsolidasi menghadapi Pilkada 2024.

Baca Juga: DPD Betperan Aktif Mengawasi Penyelenggaraan Haji 2024

Tema Rakernas V PDIP adalah "Satyameva Jayate" yang berarti kebenaran pasti menang, dan subtemanya adalah "Kekuatan Persatuan Rakyat dalam Kebenaran". Dahsyat dan menarik sekali, bukan?

Apalagi agenda utama di pembukaan Rakernas V PDIP ini adalah menerima Obor Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam, yang kemudian dilanjutkan dengan pidato politik dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang biasanya ditunggu-tunggu oleh jutaan orang, khususnya oleh para politisi di negeri ini.

PDIP menjadi partai politik yang paling awet digandrungi oleh mayoritas rakyat. Ini mungkin berkat usaha gigih dari Ketum, Sekjen, dan para pengurus serta anggota PDIP sendiri mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga ke tingkat ranting, yang selalu berusaha keras dan sungguh-sungguh.

Hal itu sebagaimana yang pernah diungkapkan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, untuk membangun kesadaran kolektif ideologis, sehingga PDIP selalu bisa konsisten sebagai partai yang berwajah kerakyatan. Dan sebagaimana Megawati yang selalu mengingatkan, agar para calon kader utama itu tidak berpikir masuk partai untuk mencari uang. Partai politik adalah alat untuk melayani rakyat sesuai ideologi, bukan mencari kekayaan.

Halaman:

Tags

Terkini