NAWACITAPOST.COM - Kabupaten Tulungagung, terletak sekitar 154 km ke arah Barat Daya dari Kota Surabaya, membanggakan dirinya sebagai salah satu daerah penghasil marmer terbesar di Indonesia.
Namun, kekayaan Kabupaten Tulungagung tidak hanya terbatas pada marmer, tetapi juga meliputi keberagaman geografis dan administratif yang menakjubkan.
Secara administratif, Kabupaten Tulungagung terbagi menjadi 19 kecamatan, 257 desa, dan 14 kelurahan. Luas wilayahnya mencapai 1.055,65 km², dengan batas-batas yang jelas: di utara berbatasan dengan Kabupaten Kediri, timur dengan Kabupaten Blitar, barat dengan Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Ponorogo, serta selatan dengan Samudera Hindia.
Geografis Kabupaten Tulungagung menampilkan keberagaman yang menarik. Wilayahnya mencakup dataran rendah, sedang, dan tinggi dengan konfigurasi datar, perbukitan, dan pegunungan.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Layang MBZ Menyebabkan Kemacetan
Dataran rendah, dengan ketinggian di bawah 500 m dari permukaan laut, meliputi sebagian besar wilayah, kecuali beberapa desa di Kecamatan Pagerwojo dan Kecamatan Sendang.
Dataran sedang, dengan ketinggian 500-700 m dari permukaan laut, terdapat di beberapa desa di Kecamatan Pagerwojo dan Kecamatan Sendang. Sementara dataran tinggi, dengan ketinggian di atas 700 m dari permukaan laut, hanya ditemukan di beberapa desa di Kecamatan Pagerwojo dan Kecamatan Sendang.
Luasan dataran rendah cenderung berada di tengah Kabupaten Tulungagung, sementara dataran tinggi dengan tanah bergelombang atau bukit/pegunungan terletak di sebelah barat laut dan selatan.
Kabupaten Tulungagung tidak hanya menjadi destinasi yang menarik bagi para pencinta marmer, tetapi juga bagi mereka yang ingin menjelajahi kekayaan geografisnya yang memukau.
Dari dataran rendah yang subur hingga pemandangan pegunungan yang menakjubkan, Tulungagung menawarkan pengalaman wisata yang luar biasa bagi siapa pun yang bersedia menjelajahinya.