NAWACITAPOST.COM – Langkah korektif dan penyegaran kembali dilakukan oleh Kepala Negara demi mengakselerasi roda pemerintahan.
Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih dengan melantik 18 pejabat di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Perombakan yang berfokus pada dinamika "18 Pejabat Dilantik, Ada Wajah Baru di Posisi Menko" ini menandai reshuffle ketujuh pada era pemerintahan Presiden Prabowo.
Perubahan berskala besar ini mencakup serangkaian posisi vital dan strategis, mulai dari menteri koordinator, wakil menteri, kepala lembaga negara, hingga pergeseran pucuk pimpinan di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Sederet wajah baru dan rotasi posisi menteri koordinator (menko) menjadi sorotan utama dalam pelantikan kali ini:
- Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi: Bahlil Lahadalia
- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Sugiono (bergeser dari posisi Menteri Luar Negeri)
- Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Dudung Abdurahman
- Menteri Luar Negeri: Arrmanatha Nasir
- Menteri Perindustrian: M Sarmuji
Penguatan struktur juga menyasar jajaran wakil menteri guna menopang sektor ekonomi, keuangan, dan sumber daya alam:
- Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Drajad Hari Wibowo
- Wakil Menteri Keuangan: Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman
- Wakil Menteri Pertanian: Muhammad Saleh Mustafa
- Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan: Irwan Meilano
Tak kalah dramatis, penyegaran kepemimpinan turut merambah lingkungan Istana Presiden dan lembaga tinggi negara.
Listyo Sigit Prabowo kini ditunjuk sebagai Kepala Staf Kepresidenan, sementara Dedi Prasetyo dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
Dinamika penting juga terjadi di tubuh institusi kepolisian. Jenderal Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, didampingi Komjen Wahyu Hadiningrat yang dipercaya menjabat sebagai Wakapolri.
Baca Juga: Gagalkan Penyelundupan Bubuk Emas Rp29,2 Miliar ke Singapura, Bea Cukai Batam Gigit Calon Penumpang
Pelantikan seluruh pejabat negara tersebut ditetapkan secara resmi berdasarkan keputusan presiden terkait perubahan susunan kabinet serta pengangkatan pimpinan baru di lembaga-lembaga negara.