nasional

Otomotif Melonjak 20 Persen, Menkeu Suahasil Nazara: Ekonomi Indonesia Sangat Resilien

Jumat, 25 September 2026 | 19:12 WIB
Suahasil Nazara Menteri Keuangan Republik Indonesia. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM — Lonjakan tajam penjualan kendaraan bermotor di tanah air menjadi bukti nyata makin kokohnya keyakinan konsumen sekaligus melejitnya denyut aktivitas ekonomi nasional.
 
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Suahasil Nazara, menilai dinamika positif di sektor otomotif ini merupakan sinyal kuat ketahanan ekonomi riil Indonesia di tengah ketidakpastian global.

“Sektor riil tetap resilien. Bisa dilihat bahwa keyakinan konsumen itu bisa menguat. Penjualan riil kembali ekspansif,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita edisi September 2026, beberapa waktu lalu.
 
Baca Juga: Modal Asing Tembus Rp140,7 Triliun, Menkeu Suahasil Nazara Pacu Strategi Fiskal Dramatis

Kendati indikator domestik menunjukkan gairah yang mengesankan, Menteri Keuangan Republik Indonesia menekankan krusialnya sikap waspada.
 
Dinamika eksternal, seperti pergerakan Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur global, tetap memanggil perhatian ekstra agar benteng ketahanan ekonomi nasional tak tergoyahkan.

“Penjualan mobil dan motor tetap tumbuh, penjualan semen tetap tumbuh, penjualan listrik tetap tumbuh, PMI manufaktur ini yang ngikutin gerak dunia itu. Jadi, harus kita waspadai. Kita tidak boleh lengah, tapi kondisi ekonomi Indonesia cukup tangguh. Malah saya bisa bilang sangat resilien,” ujar Suahasil.

Geliat ekonomi yang kian membara ini berimbas langsung pada pundi-pundi negara. Suahasil menambahkan bahwa laju transaksi di industri otomotif memberikan suntikan positif secara langsung terhadap setoran pajak.
 
Baca Juga: Kabar Gembira, Bansos Beras 30 Kg Cair Sekaligus di Akhir September 2026

“Permintaan semen itu tumbuh, permintaan listrik itu tumbuh, permintaan mobil dan motor itu tumbuh, berarti aktivitas ekonomi itu tumbuh,” katanya.

Optimisme Menkeu Suahasil Nazara berlandaskan data konkret. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat pengiriman mobil baru dari pabrik ke dealer (wholesales) sepanjang Januari hingga Agustus 2026 melambung hingga 599.491 unit.
 
Angka spektakuler ini melonjak 20,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 499.315 unit.

Di tingkat eceran (retail), performa industri roda empat tak kalah mengkilap dengan angka penyerahan ke konsumen mencapai 594.984 unit, alias meroket 13,9 persen dari pencapaian tahun sebelumnya sebesar 522.160 unit.

Sektor roda dua pun turut menorehkan grafik hijau. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) melaporkan total penjualan sepeda motor mencapai 4.362.078 unit selama delapan bulan pertama tahun 2026, tumbuh 2,16 persen dibandingkan periode Januari hingga Agustus tahun sebelumnya yang mencatatkan 4.269.718 unit.

Tags

Terkini