nasional

Operasi SAR Masalembo Diperpanjang, Penyelam Khusus Basarnas Tembus Bangkai Virgo Transport 8

Senin, 21 September 2026 | 16:11 WIB
Proses evakuasi korban kapal Virgo Transport 8 dengan mengerahkan penyelam BSG. (Instagram/egaprasutiaa - kantorsar_banjarmasin)

NAWACITAPOST.COM – Tim SAR Gabungan resmi memperpanjang operasi pencarian korban tenggelamnya kapal Virgo Transport 8 di Perairan Masalembo, Laut Jawa, hingga 26 September 2026.
 
Keputusan ini diambil guna mengoptimalkan penyisiran di dalam bangkai kapal sembari menunggu pembahasan rencana operasi salvage atau pengangkatan badan kapal yang karam.

Langkah perpanjangan masa operasi tersebut diwarnai dengan aksi dramatis penembusan bangkai kapal oleh enam personel Basarnas Special Group (BSG).
 
Baca Juga: Update Kasus Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda: Basarnas Resmi Hentikan Pencarian
 
Berbekal kualifikasi dan kemampuan khusus, para penyelam nekat memecahkan kaca kapal di kedalaman puluhan meter demi mengevakuasi korban yang terjebak di dalam lambung kapal.

Momen menegangkan saat petugas menghantam kaca kapal dengan palu hingga retak dan pecah sempat terekam dan viral di media sosial.
 
Usaha keras di dasar laut tersebut membuahkan hasil dengan ditemukannya satu korban meninggal dunia pada Minggu (20/9) pukul 14.14 WITA.

"Penyelam satu per satu temukan korban Virgo Transport 8," tulis keterangan dalam video yang diunggah akun Instagram @egaprasutiaa, dikutip Senin (21/9).
 
Baca Juga: Update Skandal Tipu-tipu Uang Titipan Maba di Unsoed: KPK Periksa Dokter dan ASN
 
"Minggu, 20 September 2026, dari kedalaman puluhan meter di lokasi tenggelamnya Virgo Transport 8, BSG berhasil masuk ke dalam kapal dan menemukan korban di beberapa titik di kapal yang karam," lanjut narasi tersebut.

Jasad korban langsung dievakuasi ke KN SAR Kamajaya, lalu diangkat menggunakan hoisting rescue net ke Helikopter HR 3601 Basarnas menuju Bandara Banjarmasin.
 
Selanjutnya, jenazah dilarikan menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi oleh Tim DVI.

Kepala Basarnas M. Syafii mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang terlibat dan menegaskan bahwa penyisiran bawah air akan terus dimaksimalkan selama masa perpanjangan ini.
 
Baca Juga: Wali Kota Kendari Mengaku Pusing Hadapi Krisis BBM dan Antrean Mengular di SPBU

“Penemuan satu korban menjadi hasil dari kerja keras seluruh Tim SAR Gabungan. Kami akan terus melakukan pencarian secara maksimal dan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan,” ujar M. Syafii dalam unggahan Kantor SAR Banjarmasin, Senin (21/9).

Syafii menekankan pentingnya misi kemanusiaan ini bagi keluarga korban.
 
“Setiap korban yang ditemukan menjadi amanah yang harus kami evakuasi dan serahkan kepada pihak keluarga. Basarnas bersama seluruh unsur SAR Gabungan masih melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi dengan mengoptimalkan unsur penyelam serta sarana laut di sekitar lokasi KM Virgo Transport 8,” imbuhnya.

Hingga hari kedelapan operasi SAR pada Minggu pukul 16.00 WITA, total korban yang berhasil ditemukan mencapai 118 orang dari keseluruhan 243 penumpang berdasarkan manifes.
 
Baca Juga: PLN Batam Gelontorkan Bantuan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana Nusa Tenggara Timur
 
Rinciannya, 108 orang dinyatakan selamat dan 10 orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 125 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus utama dalam masa perpanjangan pencarian ini.

Kapal Virgo Transport 8 diketahui bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin pada 12 September 2026, sebelum akhirnya hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA. Kapal tersebut ditemukan pada hari yang sama dalam posisi terbalik di perairan Masalembo.

Tags

Terkini