nasional

Sadis! Warga Malang Dirampok, Pisau Masih Tertancap di Leher Korban

Sabtu, 23 Maret 2024 | 12:39 WIB
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat. ((red/yet))

NAWACITAPOST.COM - Sebuah perampokan yang berujung tragis terjadi di sebuah rumah Jalan Anggodo, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kejadian ini menimpa kakak beradik, yakni Ester Sri Purwaningsih, yang berusia 69 tahun. Sedangkan adiknya, Agus berusia 60 tahun dan penyandang tunanetra.

Peristiwa ini terjadi pada pukul 19.30 WIB saat warga sedang menjalankan salat tarawih. Ketua RT setempat, Arif Gunawan, menjelaskan bahwa warga mengetahui kejadian ini setelah korban berteriak minta pertolongan dari dalam kamar rumahnya.

"Warga mengetahui setelah mendengar korban berteriak minta tolong," ungkap Arief, dikutip Sabtu (22/3/2024).

Baca Juga: Hari Ini: Ganjar-Mahfud Ajukan Gugatan ke MK

Warga segera berlari ke rumah korban yang saat itu dalam kondisi gelap karena lampu rumah korban mati. Saat masuk ke dalam rumah, warga menemukan korban Ester Sri Purwaningsih dalam kondisi lemas dengan wajah penuh luka.

Sementara itu, Agus ditemukan terkapar di ruang belakang dengan kondisi telungkup bersimbah darah dan pisau tertancap di leher belakangnya.

"Saat itu Bu Pur (korban) meminta tolong untuk melihat adiknya (Agus) dan karena gelap pakai lampu dari telepon seluler. Dicek ternyata sudah meninggal dunia dengan kondisi ada pisau tertancap di bagian belakang leher. Gagang pisaunya terlepas," kata Arief.

Menurut keterangan dari tetangga Ari, seorang pria yang mengenakan helm dan jaket hitam terlihat keluar dari rumah korban dan berjalan ke arah barat, membawa sebuah kotak. Diduga pelaku membawa dua handphone milik korban.

Baca Juga: Prabowo Ajak NasDem Bergabung dalam Pemerintahan Baru, Ini Jawaban Surya Paloh

"Pelakunya satu orang dan kata Bu Pur membawa dua handphone. Korban Bu Pur mengalami luka di wajah karena dibentur-benturkan ke tembok," kata dia.

Polisi yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad Agus. Korban selamat, Ester, dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki motif di balik perampokan ini. "Ada dua korban, satu korban ditemukan dengan luka tusuk di leher belakang dan ditemukan di ruang kamar belakang rumahnya. Sedangkan satu korban lagi luka-luka di bagian wajah," kata dia.

Baca Juga: Bank DKI Siapkan Layanan Penukaran Uang Baru untuk Lebaran 2024, Ini Lokasinya!

Halaman:

Tags

Terkini