NAWACITAPOST.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan hasil Pemilu 2024 berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang telah dirampungkan, hari ini (20/3/2024).
Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Kadin Indonesia, Sarman Simanjorang mengatakan, sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, siapapun yang ditetapkan sebagai pemenang harus dihormati semua pihak.
Menurut Sarman, bahwa kunci utama bagi dunia usaha adalah stabilitas politik sebagai basis pertumbuhan ekonomi. Karena itu, dunia usaha berharap agar usai pengumuman dan penetapan hasil Pemilu 2024, suasana aman, sejuk, dan kondusif, sehingga tidak mengganggu aktivitas perekonomian dan investasi.
Baca Juga: 4.376 Personel Polisi Jaga Keamanan Penetapan Hasil Pemilu 2024
"Dunia usaha tentu sangat sangat berharap penuh harapan agar usai pengumunan dan penetapan hasil Pemilu 2024, suasana aman, sejuk dan kondusif, sehingga tidak mengganggu aktivitas perekonomian dan investasi," kata Sarman, Rabu (20/3/2024).
Terutama, kata dia, selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1445 H, transaksi ekonomi di berbagai sektor sedang meningkat dan produktif. Minggu depan, dengan cairnya Tunjangan Hari Raya (THR), konsumsi rumah tangga juga diperkirakan meningkat.
"Dalam situasi ini, kenyamanan berbelanja sangat penting," kata dia.
Menurut Sarman, sudah menjadi tugas bersama untuk menjaga kenyamanan dan kondusifitas usai pengumuman hasil Pemilu 2024. Jika terdapat sengketa Pemilu, harus diselesaikan melalui lembaga penegak hukum yang ada, yaitu Mahkamah Konstitusi (MK).
Baca Juga: Rekapitulasi Pemilu 2024 Terhambat, MK Tetapkan Permohonan Sengketa Pemilu Dimulai Kamis
Kadin Indonesia mengingatkan upaya pencapaian visi Indonesia Emas 2045, di mana Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045 dan keluar dari jebakan middle-income trap.
Hal itu, menurut Sarman, membutuhkan optimalisasi potensi yang dimiliki Indonesia. Beberapa potensi tersebut di antaranya, tenaga kerja produktif yang mencapai 187 juta, pasar yang besar dengan 275 juta penduduk, serta kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang menjadi motor pembangunan nasional.
Sarman menambahkan, Kadin Indonesia berharap proses transisi kepemimpinan berlangsung kondusif hingga Oktober nanti, sehingga memberikan keyakinan bagi dunia usaha, industri, dan investasi. Dengan demikian, diharapkan Indonesia dapat mencapai visi Indonesia Emas 2045 dengan memanfaatkan potensi yang dimilikinya secara optimal.
"Kami berharap proses transisi kepemimpinan juga berlangsung kondusif sampai Oktober nanti, sehingga memberikan confidence bagi dunia usaha dan industri, serta investasi," kata dia.