Jokowi ingin manajemen lapangan antisipasi karhutla dilaksanakan terkonsolidasi dan terkoordinasi. Update informasi di area rawan hotspot juga harus terus dilakukan.
Baca Juga : Tata Kelola Keamanan Laut di Indonesia belum Berjalan Optimal
Jika semua wilayah rawan hotspot menerapkan sistem itu, maka ia yakin pengawasan karhutla akan mudah dilaksanakan.
Selain teknologi, Jokowi juga ingin infrastruktur pengawasan di tingkat terbawah dimaksimalkan untuk mengantisipasi karhutla.
"Kita memiliki infrastruktur pengawasasn sampai tingkat bawah, gunakan Babinsa, Babinkamtibmas dan kepala desa gunakan, api kalau masih kecil kalau bisa kita selesaikan akan lebih efektif, efisien dari pada sudah membesar kita pontang panting," jelas dia.
Baca Juga : Yasonna Laoly Ucapkan Selamat Atas kenaikan Pangkat Thevi Zebua menjadi Brigjend TNI
Meskipun tengah berjibaku menangani pandemi corona, Jokowi mengingatkan jajarannya tidak melupakan kerja besar antisipasi karhutla.