NAWACITAPOST.COM - Dalam menyambut bulan suci Ramadan, Indonesia menawarkan sejumlah destinasi bertajuk desa wisata religi yang sarat akan makna dan keberkahan.
Berbeda dengan wisata halal yang lebih menitikberatkan pada layanan halal di sebuah destinasi, desa wisata religi mengajak para pengunjung untuk menelusuri kekayaan spiritual dan sejarah keislaman di Indonesia.
Melangkah ke dalam spiritualitas Ramadan, pengunjung dapat menemukan kedamaian dan inspirasi di 5 desa wisata yang kaya akan sejarah keagamaan ini. Bersama keluarga atau teman, jelajahi kekayaan spiritual di desa-desa ini untuk memperkaya pengalaman dan menenangkan hati di bulan Ramadan.
Baca Juga: Wisata Religi: Ziarah Ke 9 Makam Wali Songo di Bulan Ramadan
5 Desa Wisata Religi di Indonesia
Jika Anda tertarik untuk mengadakan perjalanan wisata religi, berikut beberapa destinasi di Indonesia yang menawarkan pengalaman berbeda:
1. Desa Wisata Kuin Utara
Desa Wisata Kuin Utara di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menawarkan pengalaman mengunjungi masjid-masjid tertua di Kalimantan. Salah satu tujuan utama adalah Masjid Sultan Suriansyah yang telah berdiri hampir lima abad.
Masjid ini terkenal dengan arsitektur yang mirip dengan Masjid Agung Demak di Jawa Tengah. Sultan Suriansyah, yang merupakan raja muslim pertama di Kerajaan Banjar, memiliki peran penting dalam penyebaran agama Islam di beberapa daerah di Kalimantan.
2. Desa Wisata Religi Bubohu
Baca Juga: Rute Program Mudik Gratis dengan Kapal Laut untuk Libur Lebaran 2024
Desa Wisata Religi Bubohu di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, menawarkan wisata religi berbasis alam. Di desa ini terdapat pesantren alam dan Masjid Walima Emas Bubohu yang menjadi tempat beribadah. Wisatawan juga dapat mengikuti parade Walima yang unik, yaitu arak-arakan kue walima yang dibentuk menyerupai masjid atau rumah.
3. Desa Wisata Taman Loang Baloq
Desa Wisata Taman Loang Baloq di Mataram, Nusa Tenggara Barat, menawarkan pengalaman berwisata religi dengan keberadaan pohon beringin yang mendekap makam tua. Makam tersebut dikenal sebagai makam Maulana Syekh Gaos Abdurrazak atau Sayyid Tohri, tokoh penyebar agama Islam di Lombok. Desa ini juga menjadi tempat untuk mengikat akar beringin, yang diyakini oleh masyarakat setempat dapat mempercepat kabulnya doa.
4. Desa Wisata Alamendah