NAWACITAPOST.COM - Anthony Putihrai adalah sosok yang tak terpisahkan dari dunia bisnis Tamara Group, sebuah perusahaan yang dibangun oleh ayahnya, mendiang Pek Tek Beng. Namun, sebelum memasuki panggung bisnis keluarganya, Anthony telah menjalani perjalanan yang penuh disiplin dan kerja keras.
Sejak kecil, Anthony dididik oleh orang tuanya untuk memiliki disiplin yang tinggi. Meskipun lahir dalam lingkungan keluarga pengusaha, ia tidak langsung melangkah ke dalam bisnis ayahandanya.
"Kerja pernah, tapi bekerja di perusahaan yang ada saham ayah saya. Jadi itu 50:50 persen, tapi ya saya harus bekerja sebagai profesional," ujar Anthony, dalam sebuah perbincangan di kalan YouTube Media Nawacita Indonesia (MNI) yang berjudul "Anthony Putihrai: Branding Perlu Tapi Untuk Tujuan Spesifik", dikutip Kamis (14/3/2024).
Baca Juga: Otoli Zebua: Nusantara Awards 2024, Penghargaan Budaya yang Dilindungi Hak Kekayaan Intelektual
Dalam menjalani bisnisnya, Anthony selalu berpegang pada prinsip kejujuran dan transparansi. Ia menegaskan bahwa segala sesuatu harus dilakukan dengan cara yang benar, bahkan jika itu berarti menghadapi tekanan atau kritik dari pihak lain.
Baginya, integritas adalah hal yang tidak bisa ditawar-tawar, dan hal itu juga yang ia wariskan kepada anak-anaknya. Anthony adalah contoh nyata dari seseorang yang menghormati warisan keluarganya dengan menjaga integritas dan ketulusan dalam menjalani bisnis.
"Jadi dari sana, kita dibangun jangan semerta-merta," katanya.
Anthony adalah seorang pengusaha sukses yang dikenal dengan koleksi mobil mewahnya dan bisnis propertinya. Ia juga seorang pecinta seni. Di rumahnya yang megah, terdapat galeri pribadi yang berisi karya seni yang dikoleksinya dengan penuh kebanggaan. Namun, di balik kemewahan tersebut, terdapat kesadaran akan keberadaan Tuhan yang menjadi pusat perjalanan hidupnya.
Baca Juga: Pengusaha Antusias Jadi Sponsor Nusantara Awards 2024 untuk Perkuat Budaya Nusantara
Vice Chairman of The Board dari Tamara Land ini merupakan lulusan studi bisnis di University of San Francisco Amerika. Pemahaman Anthony Putihrai mengenai pentingnya bekerja dan mengolah kemampuan diri mendorongnya untuk membuka lapangan-lapangan kerja baru bagi masyarakat, terutama di bidang properti yang mencakup hotel All Seasons, Thamrin, Jakarta dan Hotel NEO, Kebayoran, Jakarta.
Ia mengatakan, Tamara Group juga bergerak di berbagai bidang industri. Mulai dari food and beverage, hingga pertambangan. "Uniknya Tamara Group itu terdiri dari berbagai pengusaha yang gabung sama kita," tuturnya.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan dan cobaan, ia tetap teguh pada prinsip-prinsip yang diajarkan oleh ayahandanya. Kisah hidupnya menginspirasi kita semua untuk menjalani kehidupan dengan integritas dan ketulusan, serta untuk selalu berusaha untuk menjaga nama baik keluarga dan perusahaan.
Baca Juga: Trisya Suherman: Nusantara Awards Tingkatkan Kepedulian pada Budaya Indonesia
Menurut Anthony, membuka usaha saat ini sangat mudah. Seseorang yang memiliki uang banyak, tentu akan mudah membuka bisnis baru. Namun, ia menekankan yang terpenting untuk saat ini adalah keberlanjutan kegiatan usaha. Artinya, apabila modal kurang seorang pengusaha bisa mengajak orang lain untuk berinvestasi.