"Saya berharap Bawaslu bisa mengungkap motif, karena kedua terduga pelaku tidak mungkin melakukan tanpa adanya motif, di mana niat sudah ada, bahkan sudah melakukan, sekaligus ada pengakuan, tidak mungkin kalau tidak ada motif dibalik peristiwa penggelembungan suara itu," ujar Hamid.
Masih bersama Hamid, saya tidak meminta yang lain hanya motif yang saya tekankan untuk dibongkar kepada publik karena masyarakat masih banyak bertanya-tanya terkait dengan motif, pada intinya dari awal saya sudah ngomong bahwa motifnya hingga hari ini masih misteri.
"Cobalah keterangan resmi mungkin bisa rilis melalui media, terkait dengan motif, mengapa kedua pelaku sempat melakukan itu, kalaupun pidananya tidak memenuhi unsur dengan peristiwa itu tapi paling tidak dengan motif mungkin bisa memenuhi unsur," terangnya.
Hamid menegaskan, sekali lagi tidak mungkin terduga pelaku melakukan itu tanpa adanya tujuan atau motif tertentu, sehingga harapan kami motifnya dijelaskan kepada publik.
"Karena sudah terjadi peristiwa, juga ada pengakuan, bahkan juga bekerja sama antar lembaga yaitu PPK dan Panwascam, dan juga sempat menyebutkan nama Jatmiko," pungkasnya.