nasional

JK Usulkan Pemilu Kembali ke Sistem Proporsional Tertutup

Jumat, 8 Maret 2024 | 15:12 WIB
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK). (X)

NAWACITAPOST.COM - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), mengkritisi fenomena artis di Indonesia yang berbondong-bondong mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif (pileg). Menurutnya, fenomena tersebut menjadi bagian dari permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan Pemilu 2024.

"Kalau sekarang dipilih asal terkenal saja, termasuk artis, banyak. Pelawak pun banyak, supaya gampang dipilih, akhirnya tidak lagi melihat kemampuannya saja," ujarnya di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, dikutip Jumat (8/3/2024).

Sebagai solusi dari permasalahan tersebut, JK mengusulkan agar pemilu kembali ke sistem proporsional tertutup. Dengan sistem tersebut, JK menilai bahwa kualitas calon legislatif akan lebih baik karena melewati mekanisme seleksi partai.

Baca Juga: Kreator Dragon Ball Meninggal Dunia, Berikut 5 Karya Akira Toriyama

"Ini harus kembali kepada sistem pemilu tertutup, supaya antara calon tinggal diseleksi dulu oleh partai. Ini orang yang baik, bukan hanya orang asal terkenal," tambahnya.

JK juga mengingatkan tentang penyelenggaraan pemilu pada masa lampau, yakni dari tahun 1999 hingga 1955. Menurutnya, komposisi penyelenggara pemilu saat itu ideal karena terdiri dari beragam elemen, sehingga jauh dari tuduhan kecurangan.

"Kalau saya punya usul, salah satu pemilu yang baik itu tahun 1999 sampai tahun '55, panitianya semua partai jadi panitia, jadi KPU. Nanti yang ada sekretariat. Jadi tidak ada kecurigaan kepada KPU sendiri dan tidak ada yang main-main," paparnya.

 

 

Tags

Terkini