nasional

Baksos di Palu, Mensos Risma Rujuk Penerima Manfaat yang Membutuhkan Penanganan Lanjut

Kamis, 7 Maret 2024 | 08:59 WIB
Mensos, Tri Rismaharini Hadir dalam Acara Baksos Kemensos di Palu. (Foto: Humas Kemensos )

NAWACITAPOST.COM - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meninjau kondisi 186 warga kecamatan Sausu yang hadir dalam acara Bakti Sosial Kementerian Sosial (Kemensos) Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Penyerahan Bantuan ATENSI di Kecamatan Sausu, Parigi Moutong pada Selasa (5/3/2024).

Di sana, Mensos menemukan banyak warga menderita katarak, anak-anak pe derita cerebral palsy pun cukup banyak ditemukan. Mensos yang tidak menduga hal ini sebelumnya pun dengan segera menggerakkan stafnya dan berbagai pihak terkait agar warga bisa mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Saya nggak ngira sama sekali. Awalnya saya mau cek rumah saja, tapi sekarang itu sudah clear. Jadi sekarang kita akan tangani, kita usahakan sebelum puasa akan mengadakan operasi katarak di Palu," ujar Mensos Risma.

Baca Juga: Kunjungi Parigi, Mensos Risma Berikan Hunian Nyaman untuk Ni Nyoman

Sebanyak 186 warga berasal dari 9 desa di Kecamatan Sausu. Mereka datang untuk memeriksakan kesehatan dan menerima bantuan. Dari jumlah tersebut, 158 merupakan lansia, 6 orang merupakan penyandang disabilitas dan 22 lainnya adalah penerima manfaat anak-anak.

Dari sekian banyak lansia yang hadir, mata jeli Mensos Risma pun tertuju pada kondisi penglihatan para lansia. Banyak di antara mereka yang nampaknya menderita katarak.

Mensos langsung menghimbau agar mereka bersedia untuk menjalani operasi katarak. Kementerian Sosial akan membantu biaya akomodasinya dan warga pun tak perlu mengeluarkan sepeser pun.

Baca Juga: Mensos Risma Berdayakan Masyarakat Aceh Timur Melalui Usaha Menjahit Hingga Peternakan

"Kalau ada potensi katarak, kalau banyak akan kami adakan operasi katarak di palu. Nanti bapak ibu tidak perlu cari penginapan. Bisa menginap di balai kami, kami semua yang biayain," tutur Mensos menjawab kecemasan para lansia itu akan biaya operasi dan akomodasi.

Selain katarak, Mensos juga memperhatikan jumlah penderita cerebral palsy yang cukup banyak di area tersebut. Selain memberikan kursi roda kepada anak-anak penderita cerebral palsy, Mensos juga menawarkan untuk menjalankan terapi rutin bagi mereka.

"Kalau banyak, nanti kami kirim terapis. Saya bantu peralatan. Nanti kita datangkan terapis ke sini, di Palu ada terapis kok. Ini harus diterapi terus agar kondisinya tidak makin memburuk ya," kata Mensos.

Baca Juga: Beri Bantuan Ternak Bebek, Kemensos Bujuk Lansia di Serang Agar Tak Lagi Mengemis

Mensos juga menawarkan untuk merujuk Nazril (6) ke Solo. Mensos melihat potensi dalam diri Nazril untuk bisa bergerak secara normal dan membujuk sang Nenek untuk mau menemani Nazril ke Solo.

"Nanti di Solo saya ilang, Bu," ucap Minah, nenek Nazril yang disambut gelak tawa Mensos.

Halaman:

Tags

Terkini