Kamis, 4 Juni 2026

Beri Bantuan Ternak Bebek, Kemensos Bujuk Lansia di Serang Agar Tak Lagi Mengemis

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 4 Maret 2024 | 20:13 WIB
Kemensos Berikan Bantuan kepada Lansia di Serang  (Foto: Humas Kemensos )
Kemensos Berikan Bantuan kepada Lansia di Serang (Foto: Humas Kemensos )

NAWACITAPOST.COM - Braim B. Arsidi (68) dan Jasimah (65) sudah 4 tahun berjuang merawat anak mereka yang mengalami skizofrenia. Sambil membenahi kursi di halaman rumahnya, Jasimah bercerita tak menyangka ada tim Kemensos yang membawa berbagai bantuan ke rumahnya.

"Alhamdulillah, tau-tau datang ke rumah. liat ibu gak ada kasur dibeliin kasur, liat gak ada bantal dibeliin bantal, lemari, dibeliin beras, dibawain peralatan dapur, ada baju sekolah juga untuk cucu. Ini diajak berobat juga," kata Jasimah di kediamannya di Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang.

Sejak berita sepasang lansia mengemis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ini mencuat di media online, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengarahkan tim untuk merespon cepat.

Baca Juga: Mensos Risma Berdayakan Masyarakat Aceh Timur Melalui Usaha Menjahit Hingga Peternakan

Kemensos segera melakukan asesmen dan menyerahkan bantuan sesuai kebutuhan. "Ini merupakan tindak lanjut penanganan. Kita sudah memberikan bantuan sesuai hasil asesmen. Proses selanjutnya yaitu penanganan anaknya yang diidentifikasi mengalami gangguan jiwa," kata Rinto Indratmoko, Kepala Sentra Galih Pakuan Bogor yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos.

Braim yang akrab disapa Ibrahim mengalami kebutaan akibat glukoma dan katarak serta pendengarannya yang melemah. Di rumah semi permanen berukuran 40 m² beralaskan tanah dan tembok bata merah, sepasang lansia ini tinggal bersama 2 anak dan 2 cucu. Anaknya yang bernama Jainudin (44) mengalami skizofrenia selama 4 tahun sejak diceraikan istrinya.

Anaknya yang bernama Jainul Abidin (46) bekerja serabutan dengan pendapatan Rp. 50 ribu - Rp. 100 ribu per hari. Dengan pendapatan itu, Jainul harus bisa membiayai 2 anaknya yang salah satunya masih sekolah.

Baca Juga: Kemensos Luncurkan Kompor Inovasi Berbahan Bakar Limbah Sawit

Atas kondisi itu, Kemensos telah menyerahkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) berupa alat bantu dengar bagi Ibrahim, perlengkapan sekolah dan sepeda bagi cucu ibrahim dan Jasimah, paket sembako, paket nutrisi dan buah, paket kebersihan diri, perlengkapan ibadah hingga perlengkapan rumah tangga.

Bantuan kewirausahaan juga diberikan berupa bebek betina 31 ekor, bebek jantan 1 ekor dan perlengkapan ternak bebek. Bantuan usaha ini dikelola oleh Jainul Abidin.

Sambil menyerahkan bantuan usaha, Kemensos juga membujuk dan memberikan psikoedukasi agar sepasang lansia ini agar tidak lagi mengemis. Bantuan usaha ini bisa menjadi sumber pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarga Ibrahim.

Baca Juga: Kemensos Berikan Bantuan ATENSI untuk Lansia Sebatangkara di Kabupaten Bogor

Kemensos juga telah membawa Ibrahim melakukan screening mata di RS Mata Ahmad Wardi, cek kesehatan bagi Ibrahim dan Jasimah di RSUD Provinsi Banten, serta memberi bantuan permakanan lansia bagi keduanya.

Kemensos akan mendampingi Jainudin menjalani pengobatan di RSJ Marzoeki Mahdi Bogor selama 18 hari dan memberikan bantuan permakanan bagi disabilitas. "Mudah-mudahan anak ibu cepet pulang, cepet sehat, biar kumpul lagi dirumah," kata Jasimah dengan mata berkaca-kaca.

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini