Jateng, NAWACITAPOST - Moment Pandemi Covid 19 sungguh mengharukan. Sebab banyak masyarakat khususnya yang mempunyai kemampuan materi lebih menjadi terketuk. Turun tangan secara langsung membantu sesama. Ternasuk juga pengurus Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Jawa Tengah (Jateng). Pengurus HIMNI Jateng berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemrprov) Jateng. Mendata jumlah mahasiswa yang terdampak. Mahasiswa Nias yang menetap di Jawa Tengah salah satunya. Terdapat sekitar 429 orang. Antara lain kota Semarang, kabupaten Semarang , kota Solo dan kota Salatiga.
Ketua DPD HIMNi Jateng. Etika Halawa, SE mulai aktif bergerak. Bersama Sabarudin Hulu, SH, MH yang mana merupakan tokoh Ono Niha sekaligus pengurus Forum Pembaharuan Kebangsaan dan salah satu pejabat di Kantor Ombudsman Jateng. Keduanya berkoordinasi secara intensif dengan Pemprov Jateng. Menyerahkan data dimaksud. Data terhimpun berjumlah 429 orang untuk mahasiswa atau mahasiswinya. Bantuan yang dibutuhkan berupa kebutuhan sehari – hari, biaya sewa kontrakan dan biaya kebutuhan hidup lainnya.
Foto : Serah terima bantuan
Kemudian turun bantuan namun memang belum memenuhi kebutuhan sehari – hari. Mengingat jumlahnya cukup banyak dan kuantitas bantuan terbatas. Tepatnya bulan April 2020, Pemprov Jateng memmberikan bantuan sembako melalui pengurus HIMNI. Diserahkan langsung oleh Sabarudin ke pengurus HIMNI, Etika Halawa, SE. Lalu, Pengurus HIMNI memberikan kepada mahasiswa yang memang paling membutuhkan.
Selain itu, HIMNI Jateng juga melakukan koordinasi kepada Kepala Daerah di pulau Nias. Dikirimkan surat tertanggal 25 April 2020. Surat terkirim sekaligus juga melaporkan jumlah Mahasiswa Nias yang masih tinggal di Jateng. Kemudian disertai pula dengan permintaan bantuan. Namun, belum ada realisasi bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) di pulau Nias. Dikatakan oleh Sabarudin Hulu, SH, MH kepada jurnalis Nawacitapost. (Ayu Yulia Yang)