NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas IIB Gunungsitoli melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap tahanan baru yang dilakukan di klinik Lapas sebagai bagian dari prosedur penerimaan awal. Kamis, 30 April 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan setiap tahanan yang baru masuk, sehingga dapat dilakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan serta pencegahan penyebaran penyakit di lingkungan Lapas.
Pelaksanaan pemeriksaan tersebut dipantau langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik & Giatja), Hiburan Loi, bersama Kepala Sub Seksi Keperawatan, Ilman Zebua, serta didukung oleh jajaran petugas klinik Lapas Gunungsitoli.
Baca Juga: Melawan Badai Pengangguran: Misi Menaker Yassierli Mengubur Jurang Kompetensi di BBPVP Serang
Pengawasan langsung ini menjadi bentuk komitmen dalam menjamin bahwa setiap proses berjalan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.
Dalam kegiatan ini, petugas medis melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan kondisi fisik, riwayat kesehatan, hingga identifikasi keluhan yang dirasakan oleh tahanan.
Hasil pemeriksaan tersebut kemudian dicatat sebagai data kesehatan awal yang akan digunakan sebagai dasar pemantauan dan penanganan kesehatan selama menjalani masa pembinaan di Lapas.
Baca Juga: Gempur Risiko Maut di Tempat Kerja: Menaker Mobilisasi ‘Pasukan’ Ahli K3 dalam Skala Masif!
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Gunungsitoli terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal serta menjamin terpenuhinya hak dasar tahanan.
Diharapkan dengan adanya pemeriksaan kesehatan sejak awal, kondisi kesehatan para tahanan dapat terjaga dengan baik, sehingga mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang sehat, aman, dan kondusif.
(Humas Lagusit)