NAWACITAPOST.COM - Program makan siang gratis yang diusung oleh pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka direncanakan akan dilaksanakan pada tahun depan.
Program ini mendapat respons dari berbagai pihak, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah akan menganggarkan Rp 15.000 untuk setiap porsi makan siang gratis di luar susu yang juga akan diberikan.
Anggaran ini berasal dari uji coba atau pilot project yang telah dilakukan sebelumnya. Meskipun demikian, pemerintah belum merinci besaran anggaran dari APBN yang akan disiapkan untuk program ini.
"Kita kan sudah membuat pilot project, nanti kita lihat lagi," kata Airlangga, dikutip Rabu (28/2/2024).
Baca Juga: Diprotes Netizen, Ini Alasan Jokowi Beri Kenaikan Pangkat Istimewa Prabowo Subianto
Menurut Airlangga, alokasi anggaran dari APBN untuk program makan siang gratis tidak akan mencapai nilai kebutuhan yang kerap disampaikan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, yakni sebesar Rp 450 triliun.
"Tidak segitu (keluar dari APBN Rp 450 triliun)," ucapnya.
Meski begitu, pemerintah sudah mulai membahas program ini dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, menyatakan bahwa pasangan ini akan segera menjalankan program makan siang gratis begitu resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029. Bahkan, mereka sudah memulai pilot project di Sukabumi sejak Januari di Warung Kiara Sukabumi, melayani 16 sekolah dengan total siswa 3500.
Baca Juga: KPU Gelar Rapat Pleno Terbuka untuk Penetapan Hasil Pemilu 2024, Tapi Langsung Diskors
Budiman menegaskan bahwa meskipun perwujudan dari program ini bukan hal mudah, Prabowo-Gibran serius dengan janji tersebut. Persiapan akan dilakukan secara saksama mulai Maret sampai Oktober 2024. Program makan siang gratis ini menjadi salah satu fokus utama dari program pemerintahan Prabowo-Gibran jika terpilih menjadi pemimpin Indonesia.