Timpalannya, akun Opi*** juga menyatakan persetujuannya dengan pernyataan Akbar Faizal, "Setuju pak itu di bubarkan saja."
Namun, tidak semua netizen sepakat dengan opini tersebut. Beberapa juga menyoroti pentingnya lembaga pengawas dalam menjaga integritas dan keadilan dalam proses pemilihan umum.
"Setuju, dia mengawasi apaan si kecurangan sama pelanggaran tetap banyak," tulis salah satu netizen lainnya, menunjukkan bahwa ada juga yang mempertahankan eksistensi Bawaslu sebagai lembaga pengawas independen.
Kritik yang dilontarkan oleh Akbar Faizal ini membuka ruang diskusi yang lebih luas mengenai peran dan kinerja lembaga pengawas dalam konteks demokrasi Indonesia.
Dalam situasi yang kompleks seperti ini, pertanyaan mendasar pun muncul: apakah pembubaran Bawaslu benar-benar solusi terbaik, ataukah ada pendekatan lain yang lebih efektif dalam memperbaiki kinerja dan integritas lembaga pengawas pemilu?