NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian warga binaan melalui program pemberantasan buta huruf. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin dan melibatkan peserta magang Batch II sebagai tenaga pengajar. Rabu, 04 Februari 2026.
Program pemberantasan buta huruf tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung bagi warga binaan yang masih memiliki keterbatasan dalam literasi dasar.
Dengan metode pembelajaran yang sederhana dan komunikatif, para peserta magang Batch II memberikan pendampingan secara intensif agar warga binaan dapat mengikuti materi dengan mudah dan nyaman.
Baca Juga: Langkah Nyata Menuju WBK: Lapas Rantauprapat Gelar Penandatanganan Komitmen Bersama Zona Integritas
Kepala Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang berkelanjutan, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan yang lebih mandiri dan siap kembali ke tengah masyarakat.
Selain itu, keterlibatan peserta magang juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat berbagi ilmu serta kepedulian sosial.
Warga binaan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dan termotivasi untuk terus belajar, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan dasar yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Tahapan Litmas Berlanjut, PK Bapas Muara Teweh Gelar Wawancara Penjamin
Melalui program pemberantasan buta huruf ini, Lapas Padangsidimpuan berharap dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan.
(Humas Lapasid)