NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tahuna semakin berkomitmen dalam meningkatkan keamanan lingkungan Lapas, pelayanan kesehatan serta pendidikan non formal bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Hal ini terwujud dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan antara Lapas Kelas IIB Tahuna dengan tiga instansi pemangku kepentingan yang berperan penting dalam menunjang tugas dan fungsi Lapas, Rabu (28/01).
Bertempat di Aula Lapas Tahuna, dengan Menggandeng Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kepulauan Sangihe, Meyland Manarat, Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Manente, dr. Dessy Jonhar.
Selain itu, Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pioner Tahuna, Elvie Zakarias bersama-sama berkomitmen mengawal dan saling mendukung menciptakan keamanan serta pelayanan Kesehatan dan Pendidikan yang terbaik bagi warga binaan melalui PKS yang telah ditandatangani.
Dalam kegiatan ini juga, turut dihahadiri oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Daerah Kaupaten Kepulauan Sangihe, Hengky Natingkaseh, Sekretaris Dinas Pendidikan Sangihe, Melkia Dalope, dan Kepala Bagian Kerja Sama Setda Sangihe, Erdawati Simon sekaligus menjadi saksi dalam penandatanganan kerja sama ini.
Ruang lingkup kerja yang sama ini meliputi tes urine, penggeledahan, pelatihan tentang narkoba dan rehabilitasi dari BNNK Sangihe, pemeriksaan rutin Kesehatan, skrining, pengobatan penyakit menular dan program edukasi Kesehatan dari Puskesmas Manente, Keaksaraan fungsional, kesetaraan pendidikan dan pengelolaan produk UMKM dari PKBM Pioner Tahuna.
Baca Juga: Faigiduhu Ndruru Ingatkan Peran HIMNI dalam Kemajuan Wisata Nias Sebagai Pulau Impian
Dalam Upacaranya, Kepala Lapas Tahuna, Yosef Leonard Sihombing, menyampaikan penghargaan dan terima kasih sebesar-besarnya kepada BNNK Sangihe, Puskesmas Manente, dan PKBM Pioner Tahuna, atas kerja sama yang sudah terjalin selama ini serta untuk setiap dukungan yang diberikan bagi Lapas Tahuna dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan khususnya dalam bidang keamanan, Kesehatan dan Pendidikan.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari BNNK Sangihe, Puskesman Menente dan PKBM Pioner Tahuna, yang siap membantu dalam menciptakan keamanan, memberikan pelayanan Kesehatan dan Pendidikan yang memadai di Lapas Tahuna, khususnya bagi warga binaan yang ada,” tuturnya.
“Tentunya dengan adanya kerja sama ini, program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam anggota peredaran narkoba, memberikan pelayanan Kesehatan dan juga Pendidikan bagi warga binaan dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.
Baca Juga: Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Petugas Lapas Manado Lakukan Penggeledahan Kamar Hunian WBP
Yosef berharap, melalui kerja sama ini semakin terciptanya Lapas Tahuna yang zero narkoba, pelayanan Kesehatan semakin optimal sehingga bisa terciptanya lingkungan pelatihan yang sehat dan warga binaan yang putus sekolah Ketika bebas nanti bisa membawa pulang ijazah dan bisa bermanfaat bagi lingkungan bermasyarakat.
(Humas Lapas Tahuna)